Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Konsleting Listrik Dominasi Kebakaran

PADANG (fajarsumbar.com) - Terjadi penurunan kasus kebakaran di Kota Padang pada tahun 2017 lalu dibandingkan 2016. Tercatat sebanyak 270 kasus dengan kerugian Rp13,155 miliar.




Sedangkan pada 2016 lalu tercatat kasus sebanyak 375 kasus dengan kerugian Rp24,15 miliar.
Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Hendrizal Azhar, Senin (7/1).

Disebutkannya, Dinas Damkar selama ini semakin intensif melakukan edukasi, sosialisasi hingga bimbingan tentang pencegahan terjadinya kebakaran hingga upaya pemadaman api saat kebakaran tersebut.

Para relawan pun juga telah dibentuk pada setiap kecamatan hingga kelurahan untuk memberikan sosialisasi hingga pelatihan ke warga.

Lebih jauh disebutkannya, kebakaran paling banyak terjadi pada bulan Mei dengan 29 kasus dengan objek terbakar yang paling banyak kabel atau meteran listrik, disusul 26 sepeda motor dan mobil serta travo listrik.

Selanjutnya, penyebab terjadinya kebakaran paling tinggi ada konsleting dan kelebihan daya sebanyak 161 kasus.

Lebih jauh disebutkannya, bangunan publik saat ini boleh dikatakan hampir semuanya sudah memiliki Alat Pemadam Kebakaran (APAR) dengan ukuran 6 Kg hingga 9 Kg.
Isi ulang atau pengecekan pun rutin dilakukan sekali dalam setahun. Dengan demikian, kondisi tabung APAR akan terjaga, dan busanya bisa dipergunakan sebagai mana mestinya bila terjadi kebakaran tersebut.

“Kami memiliki data, sehingga setiap menjelang satu tahun bangunan publik tersebut disurati untuk pemeriksaan tabung APAR tersebut. Bahkan, dari pihak manajemen gedung pun yang meminta untuk dilakukan pemeriksaan ke Damkar,” ulas Hendrizal Azhar.

Kini tinggal di rumah masyarakat yang harus lebih diperbanyak penggunaan APAR dengan ukuran 3,5 Kg dengan biaya tabung sama isinya sekitar Rp500 ribu. Saat pengisian ulang busa sekitar Rp285 ribu.

Bila dibandingkan kerugian dari dampak kebakaran, jumlah nominal uang yang dikeluarkan tak memberatkan. Dia juga meminta masyarakat untuk menyediakan APAR di rumah masing-masing.
Ditambahkannya, saat ini Damkar tak hanya mengurangi jumlah kasus kebakaran namun juga dampak atau kerugian dari bahaya kebakaran tersebut. (fs-001)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *