Fajar Terkini

Padang

Sumbar

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Syahrul Efendi Terpilih Jadi Walinagari III Koto Aurmalintang Utara

Padang Laring (fajar sumbar) - Di luar dugaan Syahrul Efendi meraih suara terbanyak dalam pemilihan Walinagari III Koto Aurmalintang Utara, Kecamatan IV Koto Aurmalintang, Kabupaten Padang Pariaman periode 2013-2019, Minggu  (22/12).

Suhu politik pada pemilihan walinagari itu sempat memanas. Syahrul dengan nomor urut satu unggul dari lima calon yang ikut bertarung untuk menjadi orang nomor satu di Nagari III Koto Aurmalintang Utara. Kelimanya selain Syahrul, Jasnawir Amran, Mulyadi, Surianto dan Amri Besman.

Syahrul meraup 343 suara di enam Tempat Pemungutan Suara (TPS), sementara di tempat kedua diraih Surianto dengan mengumpulkan 294 suara, posisi ketiga tempati Amri Besman dengan jumlah suara 256. Sedangkan Mulyadi, Jasnawir Amran yang tidak diunggulkan sama sekali menempati urutan empat dan lima . Jumlah pemilih seluruhnya 1.232 orang.

Pemilihan walinagari ditebar enam TPS, tiga di Padang Lariang, dan tiga lagi di Simpang Bawah. Di Padang Laring TPS ditempatkan di wilayah Timur di Surau Ampalu, Padang Laring Tengah, Mushalla Nurul Huda, sementara Padang Laring Barat ditempatkan di Mushalla Nurul Iman. Sementara tiga TPS lagi Lubuak Kumbuak, SD Simpang Tangah dan Mushalla Siguhuang.

Dari enam TPS tersebut, Syahrul Unggul di TPS, Lubuak Kumbuak, SD Simpang Tangah dan Mushalla Siguhuang. Sementara Surianto unggul di dua TPS, Padang Laring Barat dan Tengah. Sedangkan Amri Besman unggul di TPS Padang Laring bagian Timur. Di TPS Padang Tengah suara berbagi tiga, antara Syahrul, Surianto dan Amri Besman. Sampai penghitungan terakhir Surianto menang tipis antara Syahrul dan Amri.

Namun setelah penghitungan akhir 1.232  jumlah suara yang masuk dari enam TPS tersebut, Syahrul meraih suara terbanyak dengan menumbangkan ke lima calon Atas keunggulan itu Syahrul berhak menjadi orang nomor I di Nagari III Koto Aurmalintang Utara untuk periode 2013-2019.

Saat pemilihan berlangsung, suhu politik sempat memanas, karena ada salah satu calon yang protes, karena tim ‘suksesnya’ menemukan ada kejanggalan dan menganggap terjadi dugaan peggelembungan suara. Namun ia tidak dapat menunjukan bukti atas mark up suara dari tim sukses salah satu calon tersebut.

Sementara tiga calon lainnya menerima dengan lapang dada atas kekalahan dalam kompetisi calon walinagari, karena mereka menganggap belum ‘nasib’ untuk menjadi orang nomor satu di wilayah Nagari III Koto Aurmalintang Utara tersebut.

“Saya calon walinagari pertama mengucapkan selamat kepada Da Pen —Syahrul Efendi— atas keunggulannya pemilihan walinagari ini. Semoga ia dapat menjadi walinagari yang tauladan dan dicintai warga serta dapat membawa Nagari III Koto Aurmalintang Utara ini lebih baik dari masa yang datang,” ujar Amri dengan sportif.

Pejabat sementara (Pjs) walinagari III Koto Aurmalintang Utara, Kaswarman menyebutkan, tingkat partisipasi masyarakat pada pemilihan walinari masih kurang. Dari dua ribu lebih DPT sekitar 50 persen lebih yang datang. “Kita tidak tahu pasti apa penyebabnya, namun yang jelas kami telah mensosialisasikan jauh-jauh hari. Sebab pada pemilihan itu  untuk menentukan nasib nagari enam tahun ke depan,” ujarnya.

Pemilihan walinagari tersebut setelah walinagari yang lama mengundurkan yang sebelumnya dijabat Juwita Edmita, ia mengundurkan diri dengan alasan ikut berkompetisi dalam pemilu 2014 sebagai calon legislatif di DPRD Kabupaten Padang Pariaman.

Sebagaimana ketentuan, walinagari yang ikut pemilu legislatif (pileg) harus mundur dari jabatan.. Edmita memilih mundur untuk mencari keberuntungan demi mengadu nasib menjadi calon anggota dewan lima tahun ke depan. Atas mundurnya Juwita Edmita tersebut, kemudian Bupati Padang Pariaman melantik Pejabat Sementara (Pjs) dipercayakan kepada Kaswarman. (001)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *