Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Aia Pacah Berpeluang Wakili Padang

Padang (fajarsumbar.com) - Kelurahan Aia Pacah, Kecamatan Koto Tangah berpeluang mewakilili Padang pada penilaian kelurahan berprestasi tingkat Kota Padang 2018. Sebab kelurahan tersebut banyak memiliki potensi dan bisa jadi ikon untuk mengangkat perekonomian  masyarakat setempat.


"Kelurahan Aia Pacah ini sangat banyak memiliki potensi untuk mengangkat perekonomian masyarakat sekitar, sehingga masuk tiga nominasi penilaian kelurahan berprestasi tingkat Padang. Bila penilaian cek terakhir lapangan ini, bisa dibuktikan dengan data, administrasi yang kongkrik, tidak tertutup kemungkinan jadi kelurahan yang terbaik," ujar koordinator tim penilai kelurahan beprestasi tingkat Padang, Arfian saat memberikan sambutan di Kelurahan Aia Pacah, Selasa (27/2).

Arfian yang juga Kepala Bagian Pemerintahan Padang tersebut, turun ke lapangan untuk cek terakhir penilaian kelurahan berprestasi di Kelurahan Aia Pacah. Sebelumnya hasil ekspose Lurah Marzuki kelurahan itu masuk tiga besar. Selain Aia Pacah, melaju tiga besar, Kelurahan Flamboyan Baru dan Kelurahan Ulak Karang Selatan.

Penilaian lapangan tersebut, Arfian bersama tim penilai dari berbagai unsur dan dinas terkait mewawancarai berbagai elemen masyarakat, petugas kelurahan, LPM dan lainnya. Tim yang turun tersebut, di antaranya dari Dinas Pendidikan, Bapedalda, Dinas Kesehatan Kota, BPBD, Polresta, Dinas Koperasi dan UMKM, LKAAM dan lainnya.

Penilaian kelurahan berprestasi itu, dimaksudkan untuk meningkatkan motivasi kelurahan melayani masyarakat. Penilaian seka li setahun itu juga untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan yang telah dicapai kelurahan itu sendiri.

"Penilaian ini, tidak saja mencari kelurahan yang terbaik di Kota Padang untuk melaju pada penilaian ke tingkat provinsi, tapi juga memberikan pembinaan, sehingga ke depan dapat melayani masyarakat lebih baik lagi," tambah Arfian.

Pada penilaian tersebut, tambahnya, setiap ekspose lurah harus didukung fakta di lapangan, begitu juga administrasinya. Sebab bila melaju ke tingkat provinsi, semua data, fakta serta administrasinya harus leng kap. "Semua ekspose lurah harus dibuktikan dengan kondisi riil di lapangan, apakah betul yang disampaikan lurah atau bagaimana. Sebab melaju ke tingkat provinsi, datalah yang berbicara," tambahnya.

Ada beberapa indikator yang dinilai. Di antaranya bidang pendidikan masyarakat, kesehatan, ekonomi, kamtibmas. Selain itu bidang pemerintahan, kelembagaan, partisipasi masyarakat, pemberdayaan dan kesejahteraan mulai dari administrasi, kegiatan Pokja PKK.

Sementara itu, Camat Koto Tangah, Syahrul menyebutkan, Kelurahan Aia Pacah merupakan kelurahan yang terbaik di Koto Tangah. Atas dasar itulah dinobatkan mewakili kecamatan tersebut pada penilaian kelurahan berprestasi tingkat kota.

"Saya berharap tim penilai harus menilainya dengan hati nurani dengan kondisi riil di lapangan, jangan ada pula kejadian seperti tahun-tahun sebelumnya. Koto Tangah melaju tiga besar, tapi hasil pengumumannya malah peringkat empat. Ini rasanya aneh saja, saya pun susah menjelaskannya kepada masyarakat. Setelah saya ditanya kepada tim penilai, malah jawabannya berbeda-beda," jelas Syahrul.

Dia berharap kejadian-kejadian seperti itu tidak terulang lagi, sehingga masyarakat tidak pula bingung. "Saya harap kepada tim penilai, nilailah yang sejujur-jujurnya. Jangan ada dusta di antara kita, sehingga kejadian-kejadian yang terdahulu tidak terulang lagi," tambahnya.
Menjawab pernyataan Syahrul tersebut, Arfian selaku koordinator tim penilai, menyebutkan tidak akan terjadi perihal yang disampaikan camat tersebut. "Jika sudah masuk tiga besar di tingkat Kota Padang, otomatis kelurahan itu sudah juara tiga," tambahnya.

Potensi
Sementara itu, Lurah Aia Pacah, Marzuki menyebutkan, kelurahan tersebut banyak memiliki potensi dan bisa dijadikan sebagai ikon di kelurahan untuk mengangkat perekonomian masyarakat. Di antaranya pembibitan bunga dalam polybag, rumput gajah mini memanfaatkan lahan tidur yang berdaya guna.

Menurut Marzuki, di kelurahan tersebut tingkat perekonomian warga mulai membaik, sejak berdirinya dua perguruan tinggi di wilayahnya. Universitas Bung Hatta dan Baiturrahmah, sehingga warga dapat menghidupkan keluarganya dengan menyediakan rumah kos, begitu juga UMKM masyarakat hidup.

"Dulunya daerah ini termasuk daerah tertinggal dalam segala segi, namun sekarang tidak lagi, perekonomian masyarakat mulai berkembang seiring, berdirinya dua perguruan tinggi di sini. Saya selalu mengajak masyarakat bekarya sekitar rumah, selain buat polybag bunga, juga menanam rumput gajah mini. Harganya cukup lumayan untuk menambah pendapatan keluarga," tam bahnya. (fs-001)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *