Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Empat Cakada Siap Bertarung

Padang (fajarsumbar.com) - Proses pemilihan kepala daerah serentak di Sumatera Barat memasuki tahap penting, yaitu pengambilan nomor urut di KPU masing-masing, Selasa (13/2). Daerah yang ikut pesta demokrasi itu, Sawahlunto, Pariaman, Padang Panjang dan Padang.




Pada siang dan tadi malam, total yang mengambil nomor itu tercatat 12 pasangan calon (paslon). Di Sawahlunto tiga pasang calon walikota memperoleh nomor urut. Penentuan nomor pasangan calon digelar dalam rapat pleno terbuka KPU yang dipimpin Ketuanya, Afdhal, di lapangan Ombilin.
Fauzi Hasan-Dasrial Ery meraih nomor 1, Ali Yusuf-Ismed nomor 2 dan Deri Asta-Zohirin Sayuti nomor urut 3. Pengundian nomor pasangan calon dipandu Komisi Teknis KPU Sawahlunto, Zawil Husaini.

Pengambilan nomor undian dilakukan calon walikota, pertama Deri Asta,  Fauzi Hasan dan Ali Yusuf. Semua pasangan calon mengapresiasi nomor urut diperolehnya. Pasangan  Fauzi Hasan-Dasrial Ery menganggap nomor satu sudah menjadi harapannya.

Ketua KPU Sumbar, Amnasmen mengharapkan, pasangan calon yang ikut pilkada serentak 4 kota di Sumbar agar menaati aturan. “Kita mendorong pasangan calon lebih banyak mengemukakan gagasan dan visi misi kepada masyarakat sehingga mengetahui kapasitas mereka,” tuturnya kepada Singgalang.

Masyarakat tidak menginginkan pasangan calon yang hanya mengumbar janji-janji yang kemudian tak bisa dilaksanakan.

Pariaman
Pilkada Pariaman diikuti tiga pasang calon yaitu, Mahyuddin-Muhammad Ridwan, Genius Umar-Mardison Mahyuddin dan Dewi Fitri Deswati-Pabrisal.

Penetapan paslon tersebut dilakukan di kantor KPUD Kota Pariaman. Selanjutnya, Selasa pencabutan dan pengumuman nomor urut melalui rapat pleno dipimpin Ketua KPUD, Budi Satria.
Nomor urut 1, Mahyuddin-Muhammad Ridwan (MARI), nomor urut 2, Dewi Fitri Deswati-Pabrisal (DP) dan nomor urut 3, Genius Umar- Mardison Mahyuddin (GEMA).

Ketua KPUD Pariaman Budi Satria minta Paslon untuk tidak melakukan kampanye hitam, mengumbar kebencian, apakah melalui media sosial maupun lainnya.

Padang
Dua pasang calon walikota dan wakil walikota Padang sudah mengambil nomor urut. Pasangan Emzalmi-Desri Ayunda memperoleh nomor urut 1, Mahyeldi-Hendri Septa mendapat nomor urut 2.
Pencabutan nomor urut itu dilakukan, Selasa (13/2) di Pangeran Beach Hotel mulai pukul 14.30.

Pasangan Emzalmi-Desri Ayunda, tampak lebih dulu hadir diiringi seratusan pendukungnya. Beberapa saat kemudian baru pasangan Mahyeldi-Hendri Septa memasuki ruangan juga diiringi seratusan pendukungnya.

Tak pelak, teriakan yel-yel dari masing-masing kubu pun menggema memenuhi ruangan. Meski begitu, kegiatan yang disertai sorakan masing-masing pendukung tersebut berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Ketua KPU Padang, Muhammad Sawati mengatakan kegiatan pencabutan nomor urut ini merupakan salah satu proses demokrasi yang harus dilaksanakan sesuai aturan yang ada. “Ini salah satu keterbukaan dalam pilkada, dihadiri oleh masyarakat dan pendukung kandidat,” ujarnya.

Menurut Sawati, KPU tidak membeda-bedakan pasangan calon dari segi apa pun. “Satu atau dua tidak masalah, ini adalah azas keterbukaan informasi,” katanya.

Nomor urut, katanya dipergunakan untuk kampanye dan segala keperluan proses pesta demokrasi masyarakat Padang, seperti pencetakan surat suara.

Pasangan Emzalmi-Desri Ayunda diusung tujuh partai, yakni Partai Gerindra (6 kursi), PDI-P (3 kursi), Partai Golkar (5 kursi), PPP (4 kursi), PKB (1 kursi), Demokrat (5 kursi) dan Nasdem (4 kursi). Sementara Mahyeldi-Hendri Septa diusung oleh dua partai politik yakni PKS (5 kursi) dan PAN (6 kursi).

Usai mendapatkan nomor urut 1, Emzalmi berharap ini merupakan pertanda baik. “Kami akan lalui prosesnya dan nomor urut ini merupakan salah satu hal penting untuk menghadapi pilkada 2018. Mudah-mudahan nomor 1 ini menjadi pertanda baik,” ujar Emzalmi didampingi Desri Ayunda.
Kemudian Mahyeldi yang didampingi Hendri Septa mengucapkan terima kasihnya kepada semua pendukung yang sudah hadir pada kesempatan itu.

“Dengan ditentukannya nomor urut ini kami berharap semua proses pilkada berjalan dengan lancar. Nomor 2 bisa berarti untuk melanjutkan ke peride kedua,” tambah Hendri Septa sembari berpantun.
Selanjutnya, usai pencabutan nomor urut, tahapan Pilkada Padang akan memasuki masa kampanye yang akan dimulai pada Kamis (15/2) mendatang. (fs-001)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *