Fajar Terkini

Padang

Sumbar

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Guru Ngaji Berperan Bangun Karakter Anak

Padang (fajarsumbar.com) - Guru ngaji harus senantiasa memberikan pembinaan serta pengajaran  ilmu-ilmu keagamaan kepada anak didik, agar dapat mencetak generasi tak hanya cerdas, juga berakhlak mulia.

"Guru ngaji sebagai salah satu elemen penting dalam pembangunan karakter anak. Juga berperan memberantas generasi buta baca Alquran," ujar Pjs walikota yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan Kesra, Afrizal Khaidir saat membuka worskhop peningkatan kualitas guru TPQ/TQA dan MDT di salah satu hotel di Padang, Senin (19/3).

Menurutnya, guru ngaji juga membangkitkan mental dan sumber daya manusia (SDM) khususnya para generasi penerus, sehingga semakin berkualitas dan mampu bersaing seiring sejalan dengan perkembangan zaman dan terus meningkatkan ilmu pengetahuan.

"Ilmu agama ataupun ilmu pengetahuan harus terus ditingkatkan pada zaman apa pun, apalagi ilmu agama selalu menjadi panduan dalam hidup," terangnya.

Oleh karena itu, Pemko melalui Kesra sangat mendukung serta memperhatikan keberadaan para guru ngaji. Seperti halnya dengan memberikan stimulan pada mereka yang sudah memiliki sertifikasi A, B dan C.

Adanya sertifikasi tersebut, Pemko berharap kualitas dan profesionalisme para guru ngaji  semakin meningkat dan selalu menjadi bagian dari langkah pembangunan SDM yang berakhlak mulia di Kota Padang.

"Kalau guru ngajinya semakin berkualitas, Insya Allah anak didiknya bisa menjadi calon-calon pemimpin masa depan yang dapat menjadikan kota ini semakin maju dan sejahtera. Guru ngaji pun juga berperan Padang meraih juara umum lomba MTQ tingkat provinsi Sumbar yang selalu jadi langganan," tambahnya.

Seluruh masyarakat, diharapkan juga harus punya andil, untuk membangun karakter anak lewat agama. Tak terkecuali para guru ngaji sebagai pendidik ilmu agama yang juga diharapkan dapat menjadi agen perubahan.

Kekurangan sarana dan prasarana TPQ/TQA dan MDT, peran masyarakat sangat diharapkan, sehingga sangat membantu kenyamanan guru ngaji mengajar, begitu juga anak didik betah belajar. “Ke depan tentunya sinergi dan kebersamaan kita akan terus terjalin dengan baik terutama dalam membangun generasi yang cerdas dan beriman,” ujarnya.

Kabag Kesra yang diwakili Kasubag Bina Pendidikan dan Kebudayaan, Agustina menyebutkan, kegiatan itu dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan guru TPQ/TQA dan MDT. Membaca kitab suci Alquran sesuai dengan kaidah ilmu tajwid.

Kegiatan yang dilangsungkan selama tiga hari itu dengan peserta  ratuan guru TPQ/TQA dan MDT se-Kota Padang. Sementara nara sumbernya sebanyak 12 orang dari berbagai kalangan.(fs-001)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *