Fajar Terkini

Padang

Sumbar

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Mahasiswa Antropologi FISIP Unand 'Belajar' ke Mentawai

Mahasiswa jurusan Antropologi FISIP Unand diabadikan
sebelum berangkat PKL ke Mentawai, Jumat (23/3).
Padang (fajarsumbar.com) - Mahasiswa jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (Unand) melakukan praktek kuliah lapangan (PKL) Etnografi Mentawai. Kegiatan itu dijadwalkan selama 10 hari, berangkat Jumat 23 Maret dan kembali ke Padang 1 April.

Daerah yang dituju di Desa Madobag Ugai dan Desa Matotonan, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Selama di Mentawai mahasiswa yang berjumlah 30 orang (SI dan S2) tersebut juga melakukan bakti sosial. Salah satunya mensosialisasikan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada murid Sekolah Dasar (SD) di desa tersebut.

Dosen penanggungjawab PKL, Dr. Maskota Delfi M.Hum dan Sidarta Puji Raharjo S.Sos,M.Hum, menyebutkan, Etnografi Mentawai salah satu kelompok matakuliah keahlian berkarya (MKB), mendiskusikan aspek-aspek sosial budaya Mentawai.

Secara lebih khusus kuliah lapangan itu memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengamati dan memahami lebih dekat kehidupan sehari-hari suku Mentawai.  "Kompetensi matakuliah ini bagaimana mahasiswa antropologi mengetahui lebih dekat dan memahami unsur kebudayaan yang bersifat universal. Seperti bahasa, sistem pengetahuan, teknologi, religi, kekerabatan, sistem ekonomi dan mata pencaharian, kesenian serta organisasi sosial warga Mentawai," ujar Maskota.

Pemahaman tentang masyarakat Mentawai melalui PKL itu dimaksudkan untuk memberikan sensitifitas dalam melihat persoalan yang terkait konteks kekinian dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Mentawai dengan memahami konteks tradisionalnya.

Disebutkan, etnografi Mentawai juga salah satu mata kuliah pilihan di jurusan Antropologi. Setiap mahasiswa yang mengambil mata kuliah itu diharapkan mempunyai pengetahuan dan pengalaman praktek lapangan yang memadai tentang etnografi Mentawai.

"Melalui studi ini mahasiswa juga diharapkan memiliki pengetahuan yang memadai tentang prinsip-prinsip metode dan teknik pengumpulan data etnografi. Dengan adanya pengetahuan ini, mahasiswa diharapkan mampu melaksanakan penelitian antropologi dan menyusun hasil penelitian dalam bentuk karya etnografi sebagai output," tambahnya.

Dijelaskan, manfaat kegiatan itu untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan mahasiswa untuk melakukan penelitian lapangan. Hasil penelitian berupa laporan etnografi merupakan hal penting untuk menambah bahan kajian studi kemasyarakatan dan kebudayaan di Sumbar, khususnya kajian tentang etnik Mentawai. (andri)





Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *