Fajar Terkini

Padang

Sumbar

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Padang Butuh Darah 4 Ribu Kantong se Bulan

Padang (fajarsumbar.com) - Kebutuhan darah di Padang terus meningkatkan mencapai 4.000 kantong/bulan. Jumlah tersebut terpenuhi sekitar 97 persen dari pendonor.

Kendati demikian, belum mencapai angka ideal sekitar 2 persen
dari jumlah penduduk. Oleh sebab itu, PMI Padang terus mendorong masyarakat untuk berdoroh darah yang bisa membantu sesama dan membuat badan menjadi sehat.

Guna menggenjot itu, PMI Padang pun memberikan reward kepada pendonor yang rutin melakukan donor darah. Kali ini, reward-nya pun tak main-main hingga memberangkatkan 6 pendonor berangkat umrah yang sudah 140 kali mendonorkan darahnya.

Pengurus PMI Padang yang juga dihadiri pengurus PMI Provinsi Sumbar menyerahkan reward umrah itu secara simbolis kepada 6 pendonor tersebut di kantor UTD PMI Padang, Kamis (22/3).
Sekretaris PMI Sumbar, Sultani Wirman mengapresiasi PMI  Padang yang memberikan reward kepada pendonor. Dia mengatakan, baru PMI Padang yang mampu memberikan hadiah umrah tersebut. Tentu, apa yang telah dilakukan PMI Padang ini bisa dicontoh oleh PMI kabupaten/kota lainnya di Sumbar.

“Para pendonor ini sudah memberikan yang terbaik buat membantu sesama dan menyiapkan ladang ibadah untuk dirinya sendiri. Kita mengimbau kepada masyarakat luas untuk bisa menjadi pendonor juga sehingga bisa membantu sesama,” ujarnya.

Syaiful mengatakan, 6 pendonor yang berangkat umrah ini adalah seleksi dari 10 orang yang masuk kategori. Kebanyakan yang tak berangkat tersebut karena kesiapan pribadi mereka masih belum.
Dikatakannya, reward ini sebagai bentuk ucapan terima kasih Pemko dan lebih mendorong yang lain juga ikut berdonor membantu sesama.

“Pendonor darah sukarela di atas 5 kali ada sekitar 15 ribu orang dan tentu terus ditambah,” ujarnya.
Dijelaskan Syaiful, reward ini tak hanya bagi pendonor muslim namun juga yang non muslim sesuai dengan program keagamaan masing-masing.

Pada tempat yang sama, seorang pendonor yang mendapatkan reward umrah tersebut mengatakan, berangkat umrah ini adalah reward kedua yang didapatnya setelah sebelumnya mendapatkan reward dari Presiden SBY satyalencana dan cincin emas dari Ketua PMI Pusat Jusuf Kalla.

Dia telah mulai menjadi pendonor sejak 1982 yang ketika itu sedang duduk di bangku kuliah. Banyak manfaat dirasakannya men jadi pendonor dalam bidang kesehatan. Sebab, hingga kini yang usianya sudah menginjak umur 58 tahun belum ada ditemukan mengindap penyakit.
“Alhamdulillah, manfaat jadi pendonor badan saya menjadi sehat hingga saat ini,”ujarnya.
(fs-001) 

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *