Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Sigiran, Maninjau Longsor

Padang (fajarsumbar.com) - Enam rumah dan satu mobil tertimbun tanah longsor di Simpang Sigiran, Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Agam, pukul 15.30, Kamis (1/3). Musibah terjadi setelah hujan lebat. Tiga titik longsor  membawa material batu pasir dan kerikil dengan ketinggian 20 Cm hingga 80 Cm.

“Tidak ada korban jiwa, diperkirakan kerugian Rp200 juta,” kata Kabid PK BPBD Agam, Yunaidi.

Satu unit mobil jenazah yang terkena longsoran tidak bisa melanjutkan perjalanan karena masih terhalang tumpukan tanah, sehingga mobil yang membawa jenazah dari Pekanbaru dievakuasi menggunakan speed boat BPBD Agam untuk diantar menuju kediamannya di Sungai Tampang, Nagari Tanjung Sani.

Kalak BPBD Agam M.Luthfi dan stafnya Zayanetty menyampaikan, hal itu dilakukan supaya jenazah tersebut segera dikebumikan keluarganya. Sebab jika menunggu jalan bebas dari longsor membutuhkan waktu lama, mengingat hujan masih turun. Kemudian  hingga malam Ini pekerjaan masih berlangsung dan secara perlahan jalan sudah bisa dilewati kendaraan.

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Agam menyisir material yang menimbun jalan dan rumah yang terkena dampak longsor. Nama-nama korban pemilik rumah yaitu, Upik, Sutan Sati, Suardi, Rosma, Rosdi dan Anisbay. Mon, salah seorang warga yang keluarganya terkena dampak longsor menjelaskan, seisi rumah dimasuki tanah longosor dan sebagian beralatan rumah dan pakaian tertimbun.

“Untuk saat ini, para korban terpaksa menginap ke rumah keluarga terdekat,” katanya.
Walinagari Koto Malintang Naziruddin Dt. Palimo Tuo menjelaskan, hingga malam tadi, masyarakat dan aparat di nagari tersebut melakukan gotong royong membersihkan material yang menimbul rumah tersebut. “Untuk sementara bantuan makanan dan lainnya sudah diperoleh dari Pemerintah Kabupaten Agam,” katanya.

Hujan lebat dan petir
Dari Tanah Datar dilaporkan, hujan lebat yang disertai petir bersahut-sahutan membuat cemas sebagian masyarakat di kawasan Pagaruyuang, Kecamatan Tanjung Emas. Tidak itu saja, angin kencang juga menyebabkan sejumlah pohon patah-patah di komplek perkantoran Bupati Tanah Datar yang terletak tak jauh dar Istano Basa Pagaruyuang.

Anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Tanah Datar Juni Fiwaldi alias Kamba (JZ 03 KKS) mengabarkan, hujan lebat disertai petir dan angin kencang, Kamis (1/3) itu, menyebabkan kerusakan. “Ada pohon tumbang di Kompek Kantor Dinas PU. Pohon tumbang itu menimpa sebuah kedai. Peristiwa ini terjadi sekira pukul 16.00 hingga satu jam kemudian,” katanya kepada Singgalang, kemarin.

Disebutkan, selain adanya pohon tumbang yang menimpa warung, angin kencang juga menyebabkan antene parabola terguling. Sejumlah warga melaporkan, angin kencang juga menyebabkan teranggunya arus listrik, karena ada kabel yang rusak akibat pohon yang tumbang.

“Alhamdulillah, kondisi cuaca yang jarang terjadi di Tanah Datar seperti ini, tidak mendatangkan kerusakan besar dan tidak pula mendatangkan korban jiwa,” jelasnya.

Mendapatkan laporan adanya pohon tumbang, baik yang menimpa bangunan maupun menutupi badan jalan, petugas Pusdalops BPBD pun langsung turun ke lapangan untuk melakukan pembersihan.

Beberapa daerah di Tanah Datar memang kerap dilanda angin kencang, terutama di kawasan Batusangkar, Batipuah, X Koto, dan Pariangan. Selain itu, bila curah hujan tinggi, bencana tanah longsor dan luapan sungai juga bisa terjadi, terutama di daerah-daerah rawan yang sudah dipetakan Badan Penanggulangan Benana Daerah (BPBD) setempat.

Sementara itu, daerah-daerah rawan bencana akibat pergerakan tanah, longsor, banjir, dan sungai meluap dalam kategori tinggi terdapat di Kecamatan Lintau Buo, bagian utara Pariangan, sebagian X Koto, Batipuah, dan Batipuah Selatan.

Daerah yang masuk kategori menengah mencakup Salimpauang, Sungayang, Lintau Buo Utara, Tanjung Emas, Limo Kaum, Rambatan, Padang Gantiang, dan Tanjuang Baru, sedangkan potensi banjir bandang ada di X Koto, Batipuah Selatan dan beberapa daerah yang dialiri sungai besar seperti Batang Sinamar. (fs-001)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *