Sumbar

Kota Padang

Fajar Terkini

Gempa, Murid SD Air Manis Berhamburan

Padang - fajarsumbar.com - Teriakan dan jeritan murid berhamburan keluar ruangan sekolah, sontak membuat suana panik. Para guru dan orang tua murid berusaha menenangkan suasana disaat terjadinya gempa berkekuatan 8,9 skala richter (SR) yang yang melanda Kota Padang.

Kepala sekolah berusaha menenangkan suasana dan para guru mengumpulkan murid-murid di halaman sekolah guna mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Selanjutnya membawa murid ke lokasi yang lebih tinggi untuk menyelamatkan diri dari kemungkinan terjadinya tsunami.

Kejadian itu merupakan simulasi bencana yang diadakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar di halaman SD 07 Air Manis, Kecamatan Padang Selatan, Kamis (12/4). Simulasi itu diikuti seluruh murid, guru serta orang tua murid dengan tiga orang fasilitator dari BPBD Sumbar,

Khalid Syaifullah dari BPBD Sumbar mengatakan, kegiatan ini merupakan simulasi gempa yang berpotensi tsunami. Kegiatan itu sengaja dilakukan warga dan anak sekolah yang khususnya berada di pinggir pantai. Hal itu bertujuan bila terjadi bencana gempa warga dan murid serta guru dapat menyelamatkan diri ke daerah yang lebih tinggi. Mereka harus tahu apa yang dilakukan bila bencana alam itu terjadi tiba-tiba.

Menunurut Khalid yang didampingi Indra Feri dan Antoni dari BPBD Sumbar itu menyebutkan, pada kegiatan itu diberikan pelatihan beberapa materi tentang siaga bencana gempa bumi. Pengetahuan dasar tentang pengurangan resiko bencana sekolah, pembentukan tim Sekolah Cerdas Bencana (CBS), hingga pembuatan standar operasional prosedur (SOP) dan peta jalur evakuasi.

Indra menambahkan, tujuan utama dari kegiatan itu adalah mempersiapkan sekolah di daerah rawan bencana menjadi sekolah yang cerdas bencana.

Dikatakan, ada 400 sekolah yang berada pada jalur merah di Kota Padang. Warga dan sekolah yang bermukim di daerah tersebut  perlu perhatian khusus oleh pemerintah. Sekolah itu terdapat di sepanjang pantai barat Kota Padang yang di mulai dari Bungus - Koto Tangah. Sampai saat ini sudah 47 sekolah dilaksanakan kegiatan tersebut.

Sementara itu Kepala Sekolah SD 07 Air Manis, Tamsil Rota mengatakan sangat bersyukur adanya simulasi bencana tersebut, sehingga murid dan para guru bila terjadi bencananya mereka tahu apa yang harus dilakukan.

Ke depan, Tamsil Rota berharap agar pemko bekerjasama dengan BPBD Sumbar agar bisa mendidik salah seorang masing-masing sekolah di Kota Padang dilatih menjadi fasilitator siaga bencana. Harapannya mereka dapat memberikan ilmu pada sekolah dimana mereka mengajar.(andri)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *