Fajar Terkini

Padang

Sumbar

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kapolri Perintahkan Tembak di Tempat Jika Anggotanya Pengedar Narkoba



Jakarta, fajarsumbar.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan anak buahnya untuk menembak mati polisi yang terlibat sebagai bandar narkoba. Mungkinkah perintah ini akan dilaksanakan aparat berbaju cokelat itu?

Perintah Kapolri ini disampaikan karena korban narkoba semkian tak terkendali dan bahanya sangat besar. Karena itu harus dihadapi dengan sangat serius.

"Kita mengimbau supaya jangan main-main dengan narkoba. Kekompakan TNI, Polri, dan BNN, serta masyarakat diperlukan supaya jaringan ini bisa kita patahkan. Kalau ada bandarnya kita selesaikan secara adat,” tegas Jenderal Tito.

“Yang terlibat narkoba apalagi bandar, maka saya perintahkan ke teman-teman Polda agar polisi yang terlibat narkoba ditembak mati saja,” tegas Jenderal Tito seperti dikutip dari Tribratanews.

Selama ini ada kesan polisi kurang tegas terhadap bandar dan polisi yang terlibat. Jenderal Tito pernah menganalisis bahwa kepercayaan masyarakat terhadap polisi pernah jatuh ke angka 50 persen.

Karena itu langkah menembak mati pengedar narkoba dan anggota polisi yang terlibat diharapkan bisa meningkatkan kepercayaan polisi terhadap publik.

Pernyataan tegas Jenderal Tito Karnavian itu juga disampaikan Polda Maluku kepada wartawan, Rabu (25/4/2018). Ia menegaskan kepada Tim Buru Sergap (Buser), untuk melakukan tindakan berani dan terukur apabila ada anggota Polri yang terlibat narkoba.

Menurut Tito, kejahatan narkoba adalah pekerjaan rumah yang harus diseriusi oleh aparat penegak hukum, termasuk kepolisian. Karena selama ini banyak oknum aparat justru terlibat peredaran barang haram tersebut.(fs-012)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *