Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Satu Ton Sabu Diselulundupkan, Lima Kru Kapal Divonis Mati

Jakarta, fajarsumbar.com - Lima orang kru kapal Wanderlust ke Pantai Anyer, Banten, divonis hukuman mati. Para terdakwa terbukti bersalah membawa 51 karung berisi sabu dengan berat hampir 1 ton.

“Mengadili, menyatakan Juang Jin Sheng, Sun Kuo Tai, Sun Chih Feng, Kuo Chun Yuan, dan Tsai Chih Hung telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana permufakatan jahat dengan tanpa hak atau melawan hukum menyerahkan narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 gram. Menjatuhkan pidana kepada para terdakwa dengan pidana masing-masing dengan pidana mati,” kata Ketua Majelis Hakim Haruno Patriadi, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl. Ampera Raya, Kamis (26/4).

Hal yang memberatkan putusan, kelima terdakwa disebut hakim tidak mendukung program pemberantasan narkotika. Tidak ada hal yang meringankan para terdakwa.
Para terdakwa hanya diam menanggapi vonis ini. Sedangkan tim penasihat hukum menyatakan pikir-pikir untuk mengajukan banding. “Kami pikir-pikir Yang Mulia,” kata anggota tim penasihat hukum, Eva.

Sebagaimana diwartakan detik com, penyelundupan sabu ini berawal pada saat GUO, kapten kapal Wanderlust mengajak awak kapalnya, yakni Juang Jin Sheng, Sun Kuo Tai, Sun Chih Feng, dan Kuo Chun Yuan, ke Indonesia. Awalnya mereka berlayar dari Pelabuhan Dong Zhou di Kota Kaohsiung, Taiwan, menuju ke Malaysia.

Sebagian kru kapal melakukan perbaikan mesin kapal, ada pula yang mengurus administrasi di kantor Imigrasi Malaysia. Selanjutnya GUO membawa kapal itu untuk mengisi bahan bakar.
Kemudian, setelah tujuh hari berada di Malaysia, GUO membawa kapal Wanderlust melaut sekitar 2-3 jam dan berhenti selama sekitar 30 menit. Kemudian terjadi pergantian kapten kapal dari GUO ke Tsai Chih Hung. (fs-003)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

1 komentar:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *