Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Dinsos Sumbar Bantu Pengembangan UEP KUBE


Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinsos Sumbar, Heni Yunida saat memberikan materi bimtek 
penerima UEP KUBE pengembangan melalui program terpadu UMKM perkotaan, di Bukittinggi. (ist)

Padang, fajarsumbar.com - Pemerintah provinsi melalui Dinas Sosial Sumbar pada 2018 menyalurkan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Kelompok Usaha Bersama (KUBE) pengembangan melalui program terpadu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) perkotaan. Total bantuan dikucurkan untuk empat UEP KUBE di dua kota itu Rp80 juta.

Program tersebut memanfaatkan APBD provinsi yang diberikan kepada empat UEP KUBE di Kota Bukittinggi dan Payakumbuh. Masing-masingnya memperoleh bantuan untuk dua UEP KUBE. Satu kelompok dikucurkan dana Rp20 juta.

Kepala Dinsos Sumbar, H. Abdul Gafar, didampingi Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinsos, Heni Yunida, Rabu (30/5) menyebutkan, bantuan untuk pengembangan UEP KUBE melalui program terpadu UMKM perkotaan tersebut baru pertama kali dilakukan.

Menurutnya, pemerintah terus mendorong masyarakat agar bisa berdaya dengan berbagai cara. Salah satunya dengan cara pemberdayaan masyarakat melalui pemberian modal usaha.

UEP KUBE yang merupakan salah satu program pemerintah untuk memberdayakan masyarakat kurang mampu dengan pemberian modal usaha melalui program program penanganan fakir miskin untuk mengelola UEP.

Disebutkan, UMKM sebuah usaha yang dapat memperluas lapangan kerja serta memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat dan dapat berperan dalam proses pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat. Selain itu mendorong pertumbuhan ekonomi, serta berperan mewujudkan stabilitas nasional.

Pemberdayaan KUBE secara tuntas diharapkan mampu menjadi mandiri. KUBE maju dapat bertindak sebagai lembaga keuangan mikro yang bermuara pada terbentuknya LKM atau koperasi, menumbuhkan wirausaha baru dan pada akhirnya mensejahterakan masyarakat.

“Kita berharap adanya bantuan pengembangan KUBE melalui program terpadu UMKM perkotaan ini dapat mengangkat perekonomian masyarakat perkotaan, sehingga ke depan dapat mengentaskan kemiskinan khususnya di perkotaan,” tambahnya.

Sementara itu, Heni Yunida menambahkan pada 2018 ada empat KUBE menerima bantuan pengembangan melalui program terpadu UMKM perkotaan, Kota Bukittinggi dan Payakumbuh. Untuk Kota Bukittinggi yang menerima bantuan itu KUBE Mekar, Kelurahan Puhun Pintu Kabun, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan dan KUBE Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB).

Sedangkan di Kota Payakumbuh yang mendapatkan bantuan itu KUBE Hidayah, Sawah Padang Aua Kuniang, Kecamatan Payakumbuh Selatan dan KUBE Karya Mandiri, Kelurahan Kota Panjang, Kecamatan Lamposi Tigo Nagari.

Masing-masing kelompok itu terdiri dari 10 orang pengelolanya dengan jumlah bantuan yang dikucurkan Rp20 juta per kelompok. KUBE yang menerima bantuan itu telah dilaksanakan bimbingan teknis (bimtek) 9 Mei lalu di Kantor Lurah Birugo Kecamatan Guguk Panjang.

Menurut Heni, persyaratan menerima bantuan itu di antaranya, KUBE yang sudah maju dan berkembang, KUBE sudah terorganisir. Hasil UEP untuk disimpan pinjam pada anggota kelompok. Bantuan yang diberikan ada peningkatan jumlah modal UEP dan ada simpan pinjam pada anggota.

Menurutnya, mulai 2017 pemerintah gencar mensosialisasikan verifikasi validasi data BDT PFM di 19 kabupaten dan kota, sesuai UU No. 13 dan edaran gubernur Sumbar.

Berdasarkan hasil rakornas, tidak semua masyarakat miskin dapat bansos atau program penanganan fakir miskin, tapi harus melalui mekanisme verifikasi dan validasi BDT.

Menurutnya, dalam menjalankan usaha KUBE juga menggalang kebersamaan dan kesetiakawanan sosial. Kelompok tersebut harus mampu memberi nilai tambah ekonomi dan kemandirian serta harus dibangun secara berkelanjutan. “Tujuan bantuan ini untuk meningkatkan pendapatan keluarga miskin, meningkatkan kemandirian usaha sosial, aksebilitas keluarga miskin terhadap layanan sosial,” tutupnya.

Sementara itu Kepala Dinsos Bukittinggi, Dra. Ellya Makmur menyambut baik bantuan yang diberikan kepada dua UEP KUBE di kota wisata tersebut. “Bantuan ini sangat bermanfaat untuk pengembangan UEP KUBE di Bukittinggi, semoga atas bantuan ini dapat mengangkat perekonomian masyarakat demi mengurangi angka kemiskinan,” tambahnya. (andri)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *