Padang

Fajar Terkini

Sumbar

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Dinsos Sumbar Beri Bantuan UEP KUBE bagi Masyarakat Pesisir dan Pantai

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinsos Sumbar, Heni Yunida, memberikan
 arahan pada bimbingan teknis penerima bantuan UEP KUBE di Agam

Padang, fajarsumbar.comPemerintah provinsi melalui Dinas Sosial (Dinsos) Sumbar pada 2018 menyalurkan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEB) Kelompok Usaha Bersama (KUBE) untuk masyarakat pesisir dan pantai.

Bantuan UEB KUBE 2018 untuk masyarakat pesisir dan pantai tersebut melalui dana dekon 30 KUBE dan dari APBD ada 8 UEB KUBE. Sebelumnya UEB KUBE tersebut hanya menyentuh masyarakat perkotaan dan perdesaan saja, kali ini menyasar daerah pesisir dan pantai.

Program UEP KUBE yang dianggarkan APBD provinsi tersebut  untuk dua kabupaten demi mengangkat taraf hidup warga yang kategori miskin yang punya usaha baru.

"Pemerintah provinsi melalui Dinas Sosial Sumbar berupaya mengangkat perekonomian warga miskin yang punya kelompok usaha. Salah satu tujuannya untuk menurunkan angka kemiskinan," ujar Kepala Dinsos Sumbar, H. Abdul Gafar, SE,MM, Minggu (20/5).

Abdul Gafar yang didampingi Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinsos, Heni Yunida, SE, menyebutkan, pada 2018 Sumbar menganggarkan untuk penanganan fakir miskin di wilayah pesisir pantai dan kepulauan di dua kabupaten untuk program UEP KUBE bagi 8 kelompok. 

Menurutnya, program UEP KUBE merupakan program baru di Sumbar untuk mengentaskan kemiskinan di daerah pesisir dan kepulauan. "Program ini juga salah satu program RPJMD (--Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah-- red), kepala daerah untuk menurunkan angka kemiskinan di Sumbar," tambahnya.


Dua kabupaten yang menerima UEP KUBE itu Kabupaten Padang Pariaman dan Agam. Masing-masingnya mendapatkan bantuan untuk 4 kelompok usaha. Masing-masing kelompok dikucurkan bantuan berupa barang. Jika diuangkan, satu kelompok mendapatkan Rp20 juta. Total anggaran yang dikucurkan untuk 8 kelompok Rp160 juta.

Menurutnya, UEP KUBE suatu program yang sangat menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah provinsi dan pusat berkomitmen bersama-sama untuk menurunkan angka kemiskinan. "Ini usaha bersama, pemprov menginginkan pengentasan kemiskinan melalui berbagai program yang dapat menyentuh langsung seluruh lapisan masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinsos Sumbar, Heni Yunida, SE menambahkan, penerima bantuan UEP KUBE itu harus masuk Basis Data Terpadu Penanganan Fakir Miskin (BDT-PFM). Atau masyarakat yang memiliki kartu kepesertaan program (PKH, KKS dan KIS).

Menurutnya, mulai 2017 pemerintah gencar mensosialisasikan verifikasi validasi data BDT PFM di 19 kabupaten dan kota, sesuai UU No. 13 dan edaran gubernur Sumbar. Berdasarkan hasil rakornas, tidak semua masyarakat miskin dapat bansos atau program penanganan fakir miskin (UEP KUBE). Harus melalui mekanisme verifikasi dan validasi BDT

Kelompok yang menerima bantuan itu telah dilaksanakan bimbingan teknis (bimtek) pada 7 - 8 Mei lalu. Mereka yang menerima program itu, khusus di Padang Pariaman dibantu berupa peralatan tangkap ikan. Sedangkan di Agam, Tiku, kelompok bergerak di bidang membuat kerupuk ikan, randang lokan dan rakik maco, serta lainnya.

Kepala Dinas Sosial Agam, Kurniawan Syahputra, S.Sos, M.Ap, mengucapkan terima kasih kepada Pemprov dan Dinsos Sumbar telah bersedia menyalurkan bantuan ke daerah tersebut. 

“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Sosial Sumbar yang memfasilitasi penyerahan bantuan UEP KUBE 4 kelompok di Agam,” katanya.(andri)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *