Padang

Fajar Terkini

Sumbar

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

TSR I Pemkab di Nagari Koto Laweh, Simulasi Doa ala Bupati Raja Muda

Pimpinan Cabang Bank Nagari Pulau Punjung, Tasman SE, menyerahkan bantuan MDTA/TPQ Masjid Baiturrahman, yang diterima Walinagari Koto Laweh, Rahman, Kecamatan Koto Besar, sekaligus disaksikan Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan dalam TSR I Pemkab, Rabu (23/5) malam. (yasrizal)

Dharmasraya, fajarsumbar.com - Gelak berderai sampai tak terlihat kedua bola matanya Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan, mendengar tausiah Ketua MUI Kabupaten Dharmasraya, Buya Aminullah Salam, mewarnai kunjungan Tim Safari Ramadhan (TSR) I Pemkab di Masjid Baitul Rahman, Nagari Koto Laweh, Kecamatan Koto Besar, Rabu (23/5) malam.

Tertawa orang wahid bumi mekar ini, tatkala Buya Aminullah mencontohkan umat berdoa, tanpa semangat, loyo dan kurang serius. Buya menilai cara berdoa kurang bagus tersebut, ditandai dengan mengangkat tangan hanya seadanya saja. Seolah bermalas-malas.

"Seharusnya tiru gaya berdoa Nabi Muhammad SAW, sampai terlihat ketiaknya yang putih itu. Ini menyimpulkan adab doa Rasulullah benar-benar penuh semangat. Begitulah cara doa yang baik, apalagi pada bulan suci penuh berkah ini," tutur Buya Aminullah yang ditirukan Bupati Sutan Riska sambil mengangkat kedua telapak tangannya dengan gaya nan mantap.

"Beginikan buya," ulang bupati termuda dengan simulasi doa dihadapan jemaah yang memadati nagari transmigrasi itu. Kedatangan 'penguasa' berketurunan darah biru bukan sekadar seremoni dan sebatas jadwal tim saja. Namun, turunnya bupati termuda di seantero tanah air ini, sebagai wujud pengejewantahan visi dan misinya. Khusus menyangkut pembangunan bidang keagamaan, menegakkan kehidupan beragama, beradat dan berbudaya sebagai normal sosial dan semangat membangun.

"Keutamaan bulan puasa ini adalah mencapai takwa. Sesungguhnya orang paling mulia di sisi Allah yakni orang bertakwa. Karena itu, perbanyaklah ibadah, amalan dan doa di bulan penuh rahmat ini," tegas Buya Aminullah lagi. Sementara Bupati Tuanku Kerajaan mengemukakan, masyarakat mesti memanfaatkan bulan Ramadhan 1439 H/2018 M ini.

 Di samping itu, perlu pula sikap kewaspadaan terhadap musibah melanda bangsa ini, seperti terorisme pada berbagai daerah. Musibah lain seperti ancaman dan bahaya narkoba juga patut disikapi bersama.

"Jangan sampai generasi muda kita rusak mental dan akhlaknya. Tapi, bagaimana kita melahirkan anak bangsa yang cerdas, berguna bagi nusa dan banga," sebut Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan Untuk itu, ajaknya, awasi anak dan keluarga, terutama sekali di lingkungan rumahtangga sendiri.

Setelah itu, baru lingkungan nagari dan masyarakat. Ciptakan suasana rukun, damai, aman dan tenteram. Kemudian, bagi anak nagari yang ingin menggapai cita-citanya, mulai dari menjadi TNI dan Polri, silahkan mendaftar serta berkompetisi.

 "Sekarang tak ada lagi masuk tentara dan polisi pakai uang. Malah berdasarkan kemampuan dan perai, tanpa dipungut biaya," beber bupati yang juga putra Walinagari Sungai Rumbai, H. Rasul Hamidi Dt. Saridano. Suami Dewi Sutan Riska pun mengatakan dalan waktu dekat Pemkab segera membangun Puskesmas di Kecamatan Koto Besar yang dipimpin Camat Yusrizal. "Insya Allah akan dibangun Puskesmas," ucapnya lagi.

Walinagari Koto Laweh, Rahman, menyebutkan, nagarinya fokus pada sejumlah pembangunan. Antara lain pembangunan wisata nagari, badan usaha nagari dan pembangunan infrastruktur lainnya. "Fokus pada tiga pembangunan itu," papar walinagari sambil menjelaskan Nagari Koto Laweh memiliki 9 sarana ibadah, 2 masjid dan 7 musala.

Pada kesempatan tersebut, Walinagari Abdul Rahman, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pimpinan Cabang Bank Nagari Pulau Punjung, Tasman SE. "Kami mewakili masyarakat dan MDTA/TPQ di Nagari Koto Laweh, mengucapkan banyak terimakasih atas kunjungan dan bantuan bapak pimpinan Bank Nagari. Semoga bantuannya bermanfaat," ujarnya.

Sebelumnya, bupati menyerahkan bantuan senilai Rp10 juta untuk pengurus masjid. Juga menyerahkan bantuan tikar, Alquran dan peralatan sekolah. Sementara Pimpinan Cabang Bank Nagari Pulau Punjung, Tasman membantu MDTA/TPQ untuk anak-anak nagari.

 Salah seorang warga nagari, Musman dan Raden Awaluddin menyebutkan, bantuan dikucurkan Bank Nagari Pulau Punjung, diyakini mampu mewujudkan visi dan misi bupati, khusus pembangunan bidang keagamaan.

Di samping itu, untuk dana pembangunan masjid berasal dari sumbangan wajib warga, dimana 1 hektare lahan perkebunan sawit masyarakat, dipungut dana senilai Rp15 ribu. Dana itu untuk membiayai berbagai bentuk pembangunan masjid. "Jadi, apapun bentuk keperluan masjid, diambil dananya dari sumbangan warga," tukuk Musman. (yaz)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *