Sumbar

Padang

Fajar Terkini

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Halal bi Halal Sekaligus Penyerahan Dana RT/RW di Koto Tangah, Sekda: "Mari Sukseskan Pilkada Kota Padang"

Camat Koto Tangah, Syahrul, SP disaksikan Sekdako, Asnel menyerahkan dana 
operasional RT/RW di aula Univerisitas Baiturrahmah, Aia Pacah, Minggu (24/6).

Padang, fajarsumbar.com - Walikota yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Asnel menghimbau seluruh warga, agar menyalurkan hak pilih dan menyukseskan pemilihan walikota untuk periode 2019-2023 yang bakal dilaksanakan serentak pada Rabu, 27 Juni mendatang.

Pilkada diikuti oleh dua pasangan calon walikota dan wakil walikota, Emzalmi-Desri Ayunda dan Mahyeldi Ansharullah-Hendri Septa. Pilkada itu terdapat 535.265 daftar pemilihan tetap (DPT) terdiri dari terdiri 261.797 laki-laki dan 273.468 perempuan. Pemilih itu tersebar 104 kelurahan di 11 kecamatan. Sementara tempat pemungutan suara (TPS) terdapat 1.600 buah. Pemilih terbanyak terdapat di dua kecamatan, Koto Tangah dan Kecamatan Kuranji.

Sekdako Padang, Asnel
"Saya berharap kepada seluruh warga, agar berpartisipasi menyalurkan hak suaranya, untuk menentukan pemimpin Padang untuk empat tahun ke depan. Sebab khusus untuk pilkada tahun ini, masa bhakti kepala daerah hanya empat tahun 2019-2023. Untuk 2024 pilkada bakal dilaksanakan serentak seluruh Indonesia," tegas  Asnel pada halal bi halal sekaligus penyerahan dana RT/RW, Kecamatan Koto Tangah di aula Kampus Universitas Baiturrahmah, Aia Pacah, Minggu (24/6).

Menurut Asnel, pilkada dikatakan sukses apabila partisipasi masyarakat meningkat dari pilkada sebelumnya. Warga yang baik mereka tidak menyia-nyiakan hak politiknya demi masa depan Padang ke depan. “Datanglah ke TPS dimana anda terdaftar sebagai pemilih tetap. Salurkan hak politik anda sesuai dengan hati nurani,” katanya.

Warga bebas memilih dan menentukan pilihan sesuai dengan hati nurani. Pilihlah pemimpin yang berkualitas menurut hati nurani masing-masing demi Kota Padang ke depan. "Saya berharap seluruh warga yang sudah terdaftar sebagai wajib pilih untuk datang di TPS menyalurkan hak politik. Pilihlah pemimpin yang menurut bapak dan ibuk yang berkualitas demi kemajuan Padang ke depan,” harapnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat memilih sesuai dengan hati nurani tanpa ada paksaan dan iming-iming dari pihak mana pun. Menurut dia, satu suara warga sangat menentukan kemajuan Padang ke depan.

Hal yang sama juga diungkapkan Camat Koto Tangah, Syahrul SP, saat memberikan arahan pada halal bi halal sekaligus penyerahan dana RT/RW triwulan II (April, Mei dan Juni) tersebut. "Saya harap kepada seluruh warga, khususnya Koto Tangah agar datang ke TPS untuk menyalurkan hak suaranya
untuk menentukan pemimpin Padang ke depan," ajak Syahrul.

Dana RT dan RW triwulan II yang diserahkan tersebut sebanyak Rp646.095.000 yang diperuntukan 692 RT, 175 RW yang tersebar di 13 kelurahan. Untuk satu bulan pemerintah kota memberikan dana operasional RT sebanyak Rp250 ribu dan RW, Rp300 ribu. Dana tersebut diserahkan per triwulan (sekali tiga bulan).

Pada halal bi halal itu pemerintah Kecamatan Koto Tangah, tidak saja mengundang tokoh masyarakat, alim ulama, pemuda, candiak pandai, bundo kanduang, juga mengundang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan pengawas pemilu (Panwaslu) kecamatan . Hal itu dilakukan untuk mengindari hal-hal yang tidak dinginkan dan tidak mengait-ngaitkan dengan pilkada.

Menurut Syahrul, halal bi halal sekaligus menyerahkan dana operasional RT/RW, karena Koto Tangah selalu menyerahkan dana operasional pada minggu keempat di triwulan II dan kebetulan bertepatan setelah lebaran. "Kami sengaja menyerahkan dana operasional RT/RW sesudah lebaran, selain bertepatan minggu keempat pada triwulan II, juga dimaksudkan apabila bapak dan ibuk kehabisan uang setelah lebaran, dana operasional ini paling tidak dapat mengisi saku beberapa hari ke depan," ujarnya memberikan alasan.

Selain itu, Syahrul mengucapkan terima kasih kepada seluruh RT/RW dan seluruh warga Koto Tangah yang telah banyak membantu program untuk pembangunan kota, khususnya di Koto Tangah. Hal itu terlihat saat Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dengan dana pancingan hanya Rp140 juta bisa menghasilkan Rp2,6 miliar, karena masyarakat menyerahkan tanahnya untuk pembangunan jalan umum yang nilainya ratusan juga rupiah. "Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada warga Koto Tangah," tambahnya.

Pada kesempatan itu, Syahrul juga mengajak warga untuk selalu menjaga kamtibmas, dan diminta selalu mewaspadai lingkungan dari orang-orang yang dicurigai. "Saya berharap kepada warga, jika ada penghuni rumah yang mencurigakan datang pagi, pulang malam, rumah selalu ditutup, kurang sosialisasi dengan masyarakat, tolong laporkan ke pihak berwajib, atau kepada camat. Hal itu untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan," tutupnya. (andri)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *