Sumbar

Kota Padang

Fajar Terkini

Korban Perampokan Diperiksa Intensif


Bukittinggi, fajarsumbar.com - Tiga korban perampokan uang milik Bank Mandiri Syariah (BSM) Cabang Pembantu Aur Kuning Bukittinggi masih menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Bukittinggi, Selasa (5/6). Mereka adalah Hendra (staf BSM), Jakfar Sinaga (security) dan Sardi (sopir).

Ketiga orang tersebut menjadi korban perampokan ketika mengantarkan uang sebesar Rp3,5 miliar ke Bank Nagari Paya kumbuh, Senin (4/6). Kepolisian memburu siapa pelaku perampokan tersebut.

“Saat ini ketiga korban masih dimintai keterangan sebagai saksi oleh  Satreskrim Polres Bukittinggi terkait perampokan yang dialaminya saat mengantarkan uang milik BSM ke Bank Nagari Payakumbuh,” kata Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly Jembar Jumhana kepada wartawan di Mapolres setempat.

Menurut Arly, pihak kepolisian akan berusaha untuk mengungkap kasus perampokan itu secepatnya. Karena  petugas terus mendalami kasus itu dengan mengorek keterangan dari korban.

Selain itu dalam menangani kasus itu pihaknya juga sudah dibantu oleh Ditreskrim Polda Sumbar dan Polres Payakumbuh. “Kasus ini sangat menonjol, karena kerugiannya sangat besar sehingga untuk menangani ini, Polres Bukittinggi di-back-up oleh Polda Sumbar dan Polres Payakumbuh,” ujarnya.

Ia menambahkan, agar kasus serupa tidak terulang, pihaknya juga sudah  membuat surat imbauan kepada pihak perbankan supaya lebih berhati-hati dan meminta pengawalan dari pihak kepolisian jika membawa uang dalam jum lah besar.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP Rahmad Natun menga takan, pihak kepolisian telah meminta keterangan dari BSM, terkait pengiriman uang tanpa pengawalan polisi.

Menurut Rahmad Natun, pihak bank swasta jika mengirimkan uang di bawah Rp5 miliar boleh dilakukan pengawalan dan boleh tidak dikawal. “Dari keterangan pihak BSM jika mengirimkan uang di bawah Rp5 miliar boleh dikawal boleh tidak. Namun pada kasus ini pihak BSM telah mengasuransikan uangnya di asuransi Japindo,” ungkapnya.

Kapala BSM Cabang Bukittinggi maupun Kepala BSM Cabang Pembantu Aur Kuning belum dapat ditemui untuk dikonfirmasi.

Satpam BSM Cabang Bukittinggi mengatakan, pimpinannya sedang keluar. Sementara Satpam BSM Cabang Pembantu Aur Kuning mengatakan, pimpinannya belum bisa diwawancarai.

Pantauan wartawan di Mapolres Bukittinggi, Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Erdi Adrimurlan Caniago bersama anggotanya telihat sudah berada di Mapolres Bukittinggi untuk membantu Polres Bukittinggi dalam mengungkap kasus perampokan tersebut.

Bahkan Kombes Pol Erdi Adrimurlan Caniago  juga telah menggelar pertemuan dengan Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly  Jembar Jemhana guna membicarakan kasus tersebut.

SOP pengawalan
Kepala Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (BI) Sumbar, Endy Dwi Tjahjono mengakui, SOP pengawalan dari Brimob bekerja sama dengan BI memang ada. Terutama jika perbankan mengambil atau menyetorkan uang dari/ke BI diwajibkan untuk meminta pengawalan dari pihak kepolisian.
Departemen Pengelolaan Uang (DPU) BI dan Brimob sudah menandatangani MoU terkait hal ini dan sudah mensosialisasikan dengan pimpinan perbankan dan Apjatin.

“Terkait dengan berita mobil BSM yang dirampok dan tanpa pengawalan pihak kepolisian berarti mereka tidak patuh dengan SOP yang telah ditetapkan oleh pihak kepolisian,” katanya kepada Singgalang tadi malam. (gindo)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *