Sumbar

Kota Padang

Fajar Terkini

Kurikulum Terus Disempurnakan, Pesantren Ramadhan Dievaluasi Tiap Tahun

Sekdako Padang, Asnel saat menutup pesantren Ramadhan
di Masjid Nurul Amin, Simpang Haru, Padang Timur

Padang, fajarsumbar.com - Pemerintah Kota (Pemko) Padang tiap tahun terus mengevaluasi pelaksanaan pesantren. Hal itu dimaksudkan agar menjadikan kegiatan setiap bulan Ramadhan itu lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya dengan memperbaiki kurikulum yang telah ada.

Di Padang Pesantren Ramadhan sudah ke-14 kali dilaksakan. Kegiataan demi membentuk generasi Qurani dan mengajak generasi mecintai rumah ibadah. Pesantren Ramadhan itu ditutup, Sabtu (2/6) di Masjid Nurul Amin, Banda Bakali, Kelurahan Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur. Kegiatan itu ditutup Sekdako Padang, Asnel.

Kepala Bagian Kesejahteraan (Kesra) Setko Padang, Jamilus, Selasa (7/6) menyebutkan, pesantren yang sudah ke-14 kali dilaksanakan Pemko Padang untuk membentuk generasi beralkhlak mulia dan mendekatkan generasi ke rumah ibadah. "Pemko akan terus mengaluasi kegiatan Pesantren Ramadhan ini, agar tahun berikutnya lebih baik dari tahun sebelumnya dengan terus menyempurnakan kurikulum yang telah ada," ujarnya.

Menurutnya, Pesantren Ramadhan tersebut sangat ampuh untuk mengajak generasi mencintai Alquran dan rumah ibadah. Selama Ramadhan proses belajar dan mengajar murid SD dan SLTP sederajat dipindahkan ke rumah ibadah.

Selama pesantren, santri ditempa berbagai ilmu keagamaan yang dipimpin instruktur yang sangat berpengalaman di bidangnya. Para pelajar belajar memperdalam ilmu agama, dengan instruktur yang sudah dilatih di masing-masing masjid dan mushalla.

Melalui Pesantren Ramadhan, disamping untuk bersosialisasi sesama pelajar juga menjadikan pembiasaan untuk mencintai rumah ibadah sejak dini. Demi menyempurnakan pelaksanaannya, Pemko terus menerus mengevaluasi sebagai wadah menciptakan anak didik yang berakhlak kharimah.

Jamilus, juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat, pengurus masjid, panitia pesantren ramadhan, para guru dan orang tua, wali murid yang telah mendukung, mengikuti dan berpartisipasi sehingga terlaksananya kegiatan itu dengan lancar dan suskses. Sebab tanpa dukungan dan partisipasinya pesantren ini tidak ada apa-apanya.

"Pesantren ini juga membentuk generasi muda yang berakhlakul karimah, mencintai Alquran dan rumah ibadah. Mereka juga diajari bagaimana tata cara shalat yang benar dan berbagai macam materi lainnya," ujar dia.

Adanya pesantren Ramadhan itu diharapkan memunculkan budaya rasa kebersamaan, selain memmpererat hubungan silaturrahim. Yang perlu diwaspadai dewasa ini adalah bahayasa narkoba, dengan pesantren Ramadhan ini mudah-mudahan generasi muda akan jauh dari perilaku negatif lainnya.

Seorang warga, Syahrul, mengapresiasi kegiatan yang telah terprogram oleh Pemko Padang tersebut yang sudah ke-14 kali dilakukan. "Pesantren Ramadhan ini sangat banyak manfaatnyanya, untuk mengisi waktu pada bulan Ramadhan karena kegiatan keagamaan itu akan bisa membentuk karakter manusia," ujarnya.

Syahrul berharap agar masyarakat terus mendukung pelaksanaan pesantren Ramadhan tersebut, sehingga terus berjalan lancar. "Peran serta masyarakat sangat menentukan sukses atau tidaknya sebuah kegiatan, termasuk pesantren Ramadhan," tambahnya. (andri)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *