Sumbar

Padang

Fajar Terkini

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Membangkang, Tempat Hiburan Terancam Ditutup



Padang, fajarsumbar.com - Pemerintah Kota (Pemko) melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Pariwisata dan kebudayaan serta perizinan melakukan pemeriksaan kepada sejumlah tempat-tempat hiburan malam, Selasa (26/6) dinihari.

Dalam pemeriksaan ataupun pengawasan tersebut, tim gabungan berhasil menutup dua tempat hiburan malam yang tidak memiliki izin.

Pantauan di lapangan, dari sejumlah tempat hiburan malam yang didatangi petugas gabungan masih banyak tempat hiburan malam yang belum operasi. Dalam pengawasan kali ini, tim gabungan menegakkan peraturan daerah (perda) no 5 tahun 2012 tentang perizinan.
Dari razia semalam, tim gabungan mendatangi hanya mendapati tiga tempat hiburan malam yang beroperasi seperti, Axana Pub, Happy Family karouke dan Kafe Denai.

“Kita menemukan dua tempat hiburan malam yang belum memiliki izin. Dari pengawasan kita, pihak pengelola tidak bisa memberikan perizinan kepada petugas gabungan,” kata Plt Kasat Pol PP, Yadrison.

Yadrison mengatakan, meski begitu, pihaknya akan memanggil kedua pengelola ataupun pemilik tempat hiburan untuk mem berikan keterangan terkait belum adanya perizinan mereka.

“Dari Axana Pub, mereka hanya memperlihatkan perizinan hotel. Mereka berdalih, tempat hiburan ini merupakan bagian dari fasilitas hotel,” ujar Yadrison.
Sementara untuk pengelola kafe Denai, mereka mengatakan, sebelumnya telah mengurus perizinan tersebut. Namun, pihak perizinan tidak memberikan izin, karena masih ada syarat administrasi yang belum dilengkapi.

“Kita akan panggil mereka, untuk mempelajari terkait perizinan tempat hiburan malam ini. Kalau nantinya adanya pelanggaran, kita akan berikan sanksi sesuai dengan peraturan yang ada,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Medi Iswandi, mengatakan, dalam razia semalam, pihaknya hanya mendampingi untuk mengawasi tempat hiburan malam yang belum memiliki izin.

Medi mengatakan, dalam pengawasan ini, pihaknya sengaja mendampingi pasukan penegak perda untuk bisa memantau adanya perizinan yang tidak memiliki izin dan tidak sesuai peruntukan.

Sementara untuk Happy Family, mereka bisa memperlihatkan izin dalam penertiban yang dilakukan tim gabungan. “Kita berharap dengan adanya pengawasan ini, bisa memberikan efek jera kepada pemilik tempat hiburan yang tidak memiliki izin ataupun menyalahi perizinan yang ada. Apabila ada ditemukan pelanggaran, kita meminta kepada Satpol PP untuk memberikan sanksi segel,” tutupnya.
(deri)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *