Sumbar

Kota Padang

Fajar Terkini

Hari Terakhir Pendaftaran Bacaleg Diwarnai Keributan di KPU Pusat


Jakarta, fajarsumbar.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Perindo mendatangi kantor KPU Pusat untuk mendaftarkan bakal calon anggota legislatif di hari terakhir, Selasa (17/7). Sempat terjadi keributan di lokasi tersebut.

Pihak PDIP menyebut keributan dipicu oleh mobil Hummer yang dikendarai Ketua Umum Partai Perindo, Hari Tanoesoedibjo. Namun, itu dibantah oleh pihak Perindo.

Pantauan detikcom di kantor KPU, Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat, rombongan PDIP tiba sekitar pukul 13.45 WIB. Tak berselang lama, rombonga
n Perindo tiba pula sekitar pukul 14.00 WIB.

Keributan terjadi ketika sebagian kader PDIP tertahan di pintu gerbang KPU. Tak berselang lama, kader Perindo, yang dipimpin Hary Tanoesoedibjo, datang dan dipersilakan masuk.

“Mundur... KPU nggak boleh tebang pilih, siapa duluan datang, dia yang masuk duluan,” kata salah satu kader PDIP berseragam merah.

Sementara itu, petugas KPU Suyadi mengatakan keributan terjadi karena rombongan Perindo lebih dulu diberi akses masuk.

Menurutnya, hal ini disebabkan Perindo lebih dulu memasukkan berkas dan registrasi kedatangan.

“Hanya tadi PDIP sudah datang duluan, Perindo datang dikasih akses duluan, padahal yang sudah registrasi duluan itu Perindo, sedangkan ini (PDIP) belum,” kata Suyadi.

“Ya menunggulah, kan mereka yang penting siap berkasnya. Perindo diberi akses karena berkasnya sudah sampai. Kita tidak membeda-bedakan,” sambungnya.

Dipicu mobil Hummer
Pihak PDIP menyebut keributan kemarin dipicu karena petugas KPU memperbolehkan Partai Perindo masuk terlebih dahulu. “Kita sudah sampai lebih dulu. Mau lu orang kaya, punya mobil bagus, ya jangan begitulah. Kalau memang suruh nunggu ya bilang aja baik-baik,” kata politikus PDIP Adian Napitupulu di kantor KPU tersebut.

Adian menjadi salah satu kader PDIP yang ikut ribut dengan petugas KPU. Kader PDIP sempat dihalang-halangi masuk ketika rombongan Perindo datang.

Ia mengatakan kader Perindo yang ingin masuk juga ikut menarik kader PDIP. Adian juga mengatakan kader Perindo sempat mengusir kader PDIP.

“Perindo ikut narik-narikin orang kita. Kalau kemudian mau ada yang lebih dulu masuk silakan, tapi jangan begitu suaranya nggak ngusir-ngusir orang,” tutur anggota DPR RI Komisi VII itu.

Adian juga mengatakan mobil Hummer yang ditumpangi Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo masuk barisan kader PDIP di depan gerbang KPU. Ia menilai petugas KPU tidak berlaku adil pada saat kejadian itu.

“Oke lu kaya, oke lu punya mobil Hummer, memang lu berhak ngusir orang? Nggak dong, turun baik-baik, permisi segala macam, ini masuk mobilnya segala macam mem belah barisan kita seperti itu,” ujar Adian.

“Setelah tidak bisa masuk mobilnya orang yang jalan suruh minggir dibentak-bentak, nah Pamdal KPU tidak berlaku adil melihat itu,” sambungnya.

Dibantah Perindo
Apa yang dikatakan sebagai penyebab keributan dibantah oleh pihak Perindo. “Sama sekali tidak benar mobil Ketum menjadi pemicu kerusuhan. Sejak mobil Ketum belum datang, massa PDIP sudah ramai ingin masuk,” ujar Sekjen Perindo Ahmad Rofiq saat dimintai konfirmasi, Selasa kemarin.

Menurut Rofiq, mobil Ketum Parpol memang diperkenankan masuk saat pendaftaran bacaleg pada Pemilu 2019. Untuk itulah, kata Rofiq, petugas KPU membukakan pintu ketiga saat Hary Tanoe tiba dengan mobil Hummer-nya.

Momen itu yang menurutnya dimanfaatkan kader PDIP untuk masuk ke dalam kantor KPU. Sebab karena kedatangannya bersamaan dengan Perindo, tidak semua kader PDIP diperbolehkan masuk.

“Ketika Ketum sudah datang ya otomatis mobil ketum masuk halaman KPU. Nanti saya melihat dengan dibukanya pintu pagar KPU untuk mobil ketum maka ini jadi jalan mereka untuk ikut masuk serta, di situ mulai ricuh karena sekuriti melarang masuk,” tegasnya.

Rofiq menegaskan pihaknya sudah menjalani aturan yang berlaku. Sekali lagi dia membantah Perindo ikut terlibat dalam keributan sore kemarin itu. “Partai Perindo partai yang paling tertib. Ngapain ngurusin keributan. Mending urus aspirasi rakyat,” ucap Rofiq. (*)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *