SUMBAR

Fajar Terkini

Kota Padang

Pekerja Pertamina Ramai-ramai Tolak Penjualan Aset



Jakarta, fajarsumbar.com - Sekitar seribuan pekerja yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menggelar aksi demo di Jakarta, Jumat (20/7). Aksi tersebut dalam rangka penolakan penjualan aset PT Pertamina (Persero) dan akuisisi Pertagas oleh PGN.
Para karyawan melakukan aksi long march dari Kantor Pusat Pertamina menuju Kementerian BUMN. Para peserta aksi juga sempat meneriaki Rini saat menemui mereka.

Aksi demo itu merupakan bentuk protes dari beredarnya surat mengenai penjualan aset yang telah ditandatangani oleh Rini. Surat ini berisi soal, Rini telah menandatangani surat Persetujuan Prinsip Aksi Korporasi untuk Mempertahankan Kondisi Keuangan PT Pertamina (Persero) bertanggal pada 29 Juni 2018.

Berdasarkan surat yang beredar, ada empat aksi korporasi yang bakal dilakukan Pertamina, termasuk menjual aset-asetnya ke pihak swasta.

Plt Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan aksi tersebut berlangsung dikarenakan kurang lancarnya komunikasi antara manajemen perseroan dengan serikat pekerja. “Ya itu masalah komunikasi, kita akan selalu komunikasikan, saya juga meminta kepada seluruh jajaran untuk selalu berkomunikasi,” kata Nicke di Komplek Istana, Jakarta Pusat, kemarin.

Nicke menyebut, surat persetujuan yang ditandatangani oleh Menteri BUMN Rini Soemarno belakangan ini pun bukan soal penjualan aset Pertamina, melainkan penjualan hak partisipasi (participating interest/PI).

Penjualan PI, kata Nicke, juga tidak menjual porsi saham dan juga aset yang dimiliki oleh Pertamina. Oleh karenanya, dia meminta manajemen untuk menjelaskan dengan baik terkait hal tersebut.

“Ini masalah mungkin komunikasi yang tidak sampai, kami juga manajemen sudah bertemu juga dengan SP,” lanjut dia dikutip detikFinance.
Sehat 100 tahun

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menjanjikan kesejahteraan pada karyawan Pertamina sampai 100 tahun ke depan. Ucapan Rini ini merupakan jawaban dari keresahan karyawan Pertamina yang menggelar aksi demo sejak pukul 08.00 WIB.

“Tanggung jawab saya adalah bagai mana Pertamina sehat 100 tahun ke depan untuk anak cucu-cucu. Jangan ngomong bohong-bohong. Anda lihat sendiri bagaimana keadaannya sekarang,” kata Rini menjawab teriakan demonstran di depan Gedung Kementerian BUMN.

Rini menambahkan bahwa mereka merupakan bagian dari keluarga Pertamina. Artinya, para peserta aksi juga memiliki tanggung jawab untuk mengawasi kinerja Pertamina.
“Kalian itu keluarga Pertamina. Karena itu, kalian punya tanggung jawab untuk Pertamina benar-benar melakukan fungsinya dengan baik sebagai badan usaha juga sebagai agen pembangunan,” ujar Rini.

“Pemerintah akan selalu menjaga keberlangsungan Pertamina. Sebagai BUMN melakukan agen pembangunan dan pemerintah akan selalu menjaga keberlangsungan Pertamina dapat WK (wilayah kerja). Juga bagaimana subsidi solar akan ditingkatkan. Itulah, itu yang bisa saya terima. Terima kasih,” kata dia. (*)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *