Sumbar

Kota Padang

Fajar Terkini

SMKN 9 Didik Siswa Berkompeten yang Siap Kerja


Padang, fajarsumbar.com  -Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 9 Padang kembali melaksanakan sertifikasi sektor pariwisata bidang akomodasi perhotelan dan tata boga. Kegiatan itu diselenggarakan kerja sama Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) SMKN 9 dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Uji kompetensi itu diikuti 380 siswa kelas XII dengan 19 paket, mereka nantinya bakal diuji oleh asesor yang cukup berpengalaman, mulai 24 s/d 31 Juli. Hal itu dilakukan agar siswa setelah tamat, berkompeten siap bersaing di dunia kerja.

Pelaksana Harian (Plh), Dinas Pariwisata Sumbar, Didit P Santoso saat membuka kegiatan itu menyebutkan, uji kompetensi dimaksudkan agar siswa yang tamat siap bersaing di dunia kerja. "Saya harap kepada anak-anak kami agar serius mengikuti kegiatan ini sampai jadi siswa berkompeten," ujarnya.

Uji kompetensi itu sangat penting untuk mengetahui kemampuan siswa yang dibuktikan dengan sertifikat dikeluarkan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Hal itu untuk mengukur kemampuan siswa teruji dan layak terjun ke dunia kerja.

Kepsek SMKN 9, Ariswan mengatakan, sertifikasi itu menjadi penjamin lulusan sekolah sudah memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Indikantor keberhasilan sekolah yang ditentukan dari seberapa besar tamatannya yang diterima di dunia usaha dan industri. "Jadi semakin banyak kita memperoleh sertifikat profesi maka semakin baik kualitasnya," tambahnya.

Menurutnya, SMKN 9 menjadi pilot project melaksanakan program revitalisasi SMK. Hal itu dalam rangka peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia Indonesia sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 tahun 2016.

"Ujian kompetensi ini untuk mengukur kualitas siswa, mereka yang sudah berkompeten nantinya diberikan sertifikat yang terbitkan BNSP," tambahnya.

Sementara itu Ketua LSP SMKN 9, Meri Suryanti, optimis semua siswanya berkompeten. Para siswa bakal dinilai penguasaan teori maupun praktik terhadap bidang yang dipelajari selama di bangku sekolah.

“Tujuan uji kompetensi ini untuk mengetahui dan menguji kompetensi dasar dari para siswa dari proses pembelajarannya apakah sudah sesuai daengan standar dari kompetensi yang diujikan,” katanya.

Ia berharap dari 380 siswa yang mengikuti uji kompetensi itu berkompeten seluruhnya. Sampai 2018 SMKN 9 telah menghasilkan seribu lebih siswa yang berkompeten. “Saya berharap siswa yang mengikuti ujian ini berkompeten keseluruhannya,” pungkasnya.(andri)



Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *