Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Festival Silek di Sumbar Bakal Diikuti 8 Negara


Padang, fajarsumbar.com - Selain melibatkan 8 kabupaten/kota di Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) Silek Art Festifal (SAF) 2018 juga bakal diikuti oleh 8 negara.

Ke-8 negara yang bakal ikut itu, Inggris, Francis, Spanyol, Belanda, Jerman, Brunai Darussalam, Singapura, dan Malaysia.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar siap meluncurkan SAF. Melalui festival yang secara resmi diadakan pada 7 September hingga 30 November 2018 tersebut, berbagai pagelaran seni akan diadakan, termasuk pameran silek, pertunjukan sastra, pagelaran silek tuo, seminar, pemutaran film tentang silek, hingga pertunjukan tari.

Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Gemala Ranti menuturkan, SAF 2018 merupakan rangkaian program Indonesiana yang diinisasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Selain Sumbar, masih ada 8 provinsi lain yang menggelar acara kesenian serupa.

"SAF silek merupakan suatu perayaan besar seni bela diri tradisional," ujar Gemala, saat Softlaunching SAF di Aula Kantor Gubernur, Selasa (21/8/2018).

Gemala menyebut 'silek' sendiri bisa dimaknai dalam arti luas. Bila di tempat lain kata silek lebih menekankan pada aspek bela diri, maka dalam bahasa Minangkabau dikenal pula kata Mancak atau Bungo Silek (bunga silat) yang memberi penekanan pada aspek seni dan keindahan.

Selama digelar selama 3 bulan, Silek Arts Festival akan berkeliling di 8 kota/kabupaten di Sumbar, yakni Padang, Bukittinggi, Padang Panjang, Payakumbuh, Sawahlunto, Solok, Tanah Datar, dan Padang Pariaman. Berbagai agenda acara akan diadakan secara bergiliran di kedelapan kabupaten/kota.

"Atraksi utamanya adalah silek tradisional yang menampilkan berbagai gaya khas Minangkabau, tempat di mana terdapat aliran silek yang langka dan bahkan hampir punah," tuturnya.

Sementara itu Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyebutkan bahwa silek Minang merupakan warisan mahal yang harus dijaga. Melalui SAF Irwan berharap masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki akses terhadap pengetahuan tentang silek. Apalagi, silek sendiri saat ini mulai naik daun karena kerap diangkat dalam film-film lokal dan mancanegara.

"Kalau kita lihat film laga, silek kita banyak ditampilkan di layar lebar. Contohnya diperankan oleh Iko Uwais. Itulah satu hal yang kita melihat bahwa ada peluang yang harus dikembangkan," ucap gubernur. (melati)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *