Sumbar

Kota Padang

Fajar Terkini

Gubernur Sumbar Lepas 25 SMN ke Sulsel, Ini Pesan Irwan Prayitno



Padang, fajarsumbar.com - Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno melepas 25 Siswa Mengenal Nusantara (SMN) Sumbar yang akan diberangkatkan ke Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Orang nomor satu Sumbar itu berpesan, agar menjaga perilaku dan nama baik daerah.

“Ananda akan membawa nama Sumbar ke daerah lain, jagalah nama provinsi, kabupaten/kota, dan sekolah kita. Jaga perilaku, tunjukkan kita bermartabat. Terapkan pepatah di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung,” ujar gubernur saat melepas SMN Sumbar 2018 di Aula Kantor Gubernur, Jumat (10/8/2018).

Irwan Prayitno juga berharap agar seluruh peserta dapat memanfaatkan program SMN sebagai sarana mengenal perbedaan budaya, untuk memperkaya pemahaman tentang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain itu juga memahami makna persatuan Indonesia di tengah keberagaman suku bangsa diluar materi yang tersaji dalam buku pelajaran atau bahan bacaan di sekolah masing-masing.

“Jadi siswa tak hanya membaca buku, tetapi juga melihat lebih dekat. Agar paham bagaimana rasanya di daerah lain dan mengetahui  Indonesia yang beranekaragam," ucapnya.

Gubernur mengatakan, Indonesia merupakan tempat bermukim ragam suku bangsa dengan ciri, karakter, nilai adat, serta kebiasaan dan budaya yang berbeda dan unik masing-masingnya.

Bagaimanapun,  perbedaan dan keragaman tersebut tak serta-merta menjadi pemecah bangsa. Sebaliknya, saling memperkuat dan memperkaya, direkatkan oleh kerangka NKRI.

“Memang itulah Indonesia, banyak suku yang unik satu sama lainnya tetap bergandengan direkat menjadi satu kesatuan,” tutur Irwan.

Program SMN, sebut Irwan,  pada dasarnya merupakan pertukaran pelajar antar provinsi di Indonesia. Berjalan sesuai tujuannya, yakni, memperkuat NKRI dengan cara menumbuhkan rasa persatuan antar generasi mudanya sejak dini.

“Kami menginginkan agar tercapai tujuan untuk menumbuhkan rasa persatuan. Mudah-mudahan dengan ini akan muncul rasa cinta Indonesia,” katanya.

Irwan meminta seluruh peserta SMN membagi pelajaran apapun yang didapatkan setelah mengikuti program kepada teman di lingkungan tempat tinggal atau sekolah masing-masing.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Bukit Asam Arvian Arifin, sebagai salah satu BUMN penyelenggara kegiatan itu,  Sumbar pada SMN 2018 mengirim 28 orang mencakup 20 siswa representasi Kab/Kota di Sumbar, 3 siswa disabilitas, 2 siswa dari Muara Enim, Sumsel, 2 Guru Teladan, dan 1 Guru Pendamping.

Arvian Arifin berharap melalui program SMN, peserta dapat mengenal nilai dan budaya daerah tujuan. Peserta dapat memetik manfaat dari program SMN untuk dibagi ke lingkungan asal masing-masing.

“Kami harap guru dan siswa yang terlibat dapat menerima manfaat positif langsung dari kegiatan ini dan membagi pengalaman yang didapat dari kegiatan ini ke teman-teman lain di lingkungan asal,” tuturnya.

SMN sendiri merupakan program yang diinisiasi oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan difasilitasi oleh seluruh BUMN yang memiliki wilayah kerja di 34 provinsi di Indonesia dan telah ditaja sejak 2015.

Tujuan SMN, sebut Arvian, adalah untuk menanamkan rasa bangga kepada anak Indonesia akan kekayaan dan keragaman bangsa melalui program pertukaran siswa antarprovinsi.

SMN juga ditujukan untuk membangun pemahaman pemangku kepentingan mengenai peran dan keikutsertaan Kementerian BUMN dan BUMN dalam membangun kapasitas nasional melalui pengembangan generasi muda Indonesia. (melati)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *