Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Indonesia Sudah Raih 22 Emas Asian Games


Jakarta, fajarsumbar.com - Target perolehan emas Asian Games 2018 yang diprediksi Presiden Joko Widodo melebihi 16 keping, akhirnya jadi kenyataan. Hingga tadi malam, perolehan medali sementara Indonesia sudah mengumpulkan 22 emas.

Memang, kontingen Indonesia di hari ke-sepuluh Asian Games 2018, Senin (27/8) terus melaju dalam perolehan medali emas. Delapan dari cabang pencak silat dan dua emas lainnya dari arena panjat tebing.

Sedangkan sehari sebelumnya, Indonesia mengumpulkan 12 medali. Dengan demikian, total perolehan medali sementara untuk Indonesia terdiri dari 22 emas, 15 perak dan 27 perunggu telah dibukukan olahragawan terbaik Merah Putih di pesta multi cabor se-Asia itu.

Dua tambahan medali bergengsi tadi malam disabet tim putra dan putri cabor panjat tebing pada nomor speed relay di Jakabaring Sports City, Palembang, Senin (27/8) malam.

Di kategori putra, emas diraih oleh tim Indonesia 2 mengalahkan tim Indonesia 1 pada laga final. Tim Indonesia 2 yang diwakili oleh Muhammad Hinayah, Rindi Supriyanto, dan Abu Dzar Yulianto, mencatatkan waktu tercepat 18,68 detik.

Emas di nomor speed relay putri diraih tim Indonesia 1. Mereka mengalahkan tim China 2 dengan meraih waktu tercepat 25,45 detik.

Tim putri Indonesia 1 yang terdiri dari Aries Susanti Rahayu, Puji Lestari, dan Rajiah Sallsabillah sukses ke final setelah mengalahkan Iran di semifinal. Indonesia 1 meraih meraih 26,15 detik, sedangkan Iran hanya meraih 31,70 detik.

Sebelumnya, Tim Indonesia 2 gagal ke semifinal setelah didiskualifikasi oleh juri pada perempat final.

Indonesia 2 yang terdiri dari anti Wellyanti, Nurul Iqamah, Mudji Mulyani, dan Sari Agustina, mengalami diskualifikasi karena salah satu anggota tim naik lebih dahulu sebelum rekan yang rekan yang mendapat giliran awal menekan papan indikator waktu di atas.

Tim Iran pun akhirnya yang memastikan ke semifinal meski secara catatan waktu masih kalah dari Merah Putih.

Di panjat tebing, Indonesia total sudah meraih tiga emas. Sebelumnya satu emas dipersembahkan di speed putri yang diraih  Aries Susanti Rahayu. Dengan raihan tersebut, Indonesia melampaui target di panjat tebing yang dibebankan dua medali emas.

Raihan medali emas dipastikan, Selasa (28/8) ini bakal kembali disabet Merah Putih. Dari arena cabor bulutangkis yang dibentang di Istora Senayan, Jakarta dua ganda terbaik kita, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Feranaldi Gideon bakal bertemu ganda muda, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di partai final.

Kemudian satu lagi di sektor tunggal putra, Jonathan Cristie juga mencapai final. Lawan Jojo -sapaannya- melawan Chou Tienchen setelah mengkandaskan Anthoni Ginting dengan rubber game 21-16, 21-23, dan 17-21 pada semifinal di Istora Senayan, Senin (27/8).
Dengan tambahan dua emas tadi malam dari arena panjat tebing itu maka Merah Putih mulai mengejar Korsel dalam perolehan medali.
Ucapan selamat

Dengan perolehan yang masih bersifat sementara itu, ucapan selamat dan terima kasih mengalir dari berbagai pihak. Salah satunya dari mantan Menpora Roy Suryo.

Roy Suryo, yang sekarang merupakan anggota DPR, sempat mencuitkan ucapan selamat kepada para atlet saat perolehan emas ‘masih’ 17. Dia mengapresiasi para atlet. “Tweeps, Alhamdulillah saat ini Indonesia sudah meraih 17 medali emas dan masuk di posisi 4 besar. Terimakasih atlet-atlet yang sudah berjuang maksimal,” tulis Roy Suryo, Senin kemarin pukul 16.02 WIB.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi menyatakan optimismenya akan perolehan medali emas Indonesia di atas 16 keping. Pernyataan itu disampaikan sebelum para atlet pencak silat bertanding dan meraup emas.

“Menurut saya, target 16 emas yang sudah kita tentukan ini Insya Allah terlampaui. Optimis,” kata Jokowi di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin kemarin.

Pemprov DKI janjikan PNS
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengganjar atlet dari daerahnya yang berprestasi di Asian Games menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kebijakan tersebut diberikan pada peraih medali emas dan perak.

“Kalau dia emas sama perak kan jadi PNS. Itu diangkat, asal emas sama perak. Kalau perunggu nggak,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Ratiyono saat dihubungi, Senin kemarin.
Sebagaimana diwartakan detikcom, atlet peraih emas akan diberi hadiah uang tunai sebesar Rp1,5 miliar dari Kemenpora. Pemprov DKI akan menambah uang tunai kepada peraih emas sebesar Rp300 juta. “Nanti ada apresiasi dari gubernur termasuk uang,” ujar Ratiyono.

Ratiyono mengaku masih menunggu informasi lengkap siapa saja peraih medali dari Jakarta. Dia berjanji hadiah bagi atlet akan diberikan segera. “(Nama atlet) kita masih konfirmasi KONI pusat, mana DKI mana yang bukan DKI,” ucapnya. (*)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *