Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Jalan By Pass, Padang Bakal Ditanami Pohon Pelindung Sepanjang 30 Km

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit memimpin rapat penghijauan kawasan By Pass di Ruang Rapat Kantor Gubernur Sumbar, Kamis (30/8). (Melati)

Padang, fajarsumbar.com - Jalan By Pass sepanjang 30 kilometer dari Fly Over ke Telur Bayur Kota Padang bakal ditanami pohon pelindung. Direncanakan penanaman dilakukan pada November 2018.

Untuk itu, Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Nasrul Abit meminta pemerintah daerah (pemda) Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Padang  mengamankan lahan di sepanjang Jalan By Pass yang akan ditanami pohon. Agar saat penanaman pohon tidak ada lagi warga yang mengklaim tanah itu milik mereka.

"Kami mohon kepada camat, OPD terkait di dua wilayah ini agar mengamankan lahan. Jangan sampai nanti ada keributan saat penanaman pohon. Karena masyarakat meminta ganti rugi. Sebab lahan di By Pass itu sudah dibebaskan, tak ada ganti rugi lagi,"tutur Nasrul saat Rapat Penghijauan Kawasan By Pass di Ruang Rapat Kantor Gubernur Sumbar, Kamis (30/8).

Penanaman pohon pelindung By Pass itu, kata Wagub, akan melewati 25 kilometer Kota Padang, dan 5 kilometer Kabupaten Padang Pariaman.

"Kita harus meyakinkan masyarakat bahwa penghijauan jalan By Pass ini kebutuhan bersama. Kondisinya sekarang sangat gersang,"ucap mantan Bupati Pessel ini.

Nasrul menginformasikan, penanaman pohon pelindung itu merupakan bantuan dari PT Djarum. Pohon akan ditanam di kiri dan kanan Jalan By Pass. Rencananya, PT Djarum bakal memberikan pohon pelindung jenis Trembesi dan Mahoni.

Namun, hingga saat ini belum ada keputusan bersama terkait pohon pelindung jenis apa yang bakal dipakai. Sebab harus dipikirkan, penanaman pohon nantinya tidak merusak jalan yang ada.

"Kita sudah bentuk tim kecil, leading sektornya Kesbangpol Pemprov Sumbar. Setelah ini akan dibicarakan, teknis penanaman pohon dan jenis yang akan dipakai. Diharapkan bulan September atau Oktober sudah selesai. Karena November sudah mulai dilakukan penanaman,"tutur Nasrul.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan (DLH) Kota Padang Al Amin berharap, agar pohon pelindung yang ditanam di sepanjang jalan By Pass bukan jenis Trembesi. Karena pohon itu, dikhawatirkan dapat merusak jalan.

"Pohon Trembesi itu kalau sudah besar, akarnya bisa merusak aspal jalan. Kami mohon kalau bisa selain pohon Trembesi yang ditanam,"katanya. (melati)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *