Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Katarak Masih Mendominasi Kebutaan di Indonesia

Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek memukul gong membuka pertemuan ilmiah tahunan Spesialis Mata PERDAMI, Kamis (30/8).

Padang, fajarsumbar.com - Kebutaan akibat katarak masih mendominasi tingkat kebutaan di Indonesia. Pasalnya, tingkat kebutaan di Indonesia masih cukup tinggi.

"Kebutaan di Indonesia masih tinggi hingga mencapai tiga persen. Katarak merupakan penyumbang terbesar kebutaan di Indonesia yang hampir mencapai 60 persen," ujar Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila F Moeloek saat membuka pertemuan ilmiah tahunan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), Kamis (30/8).

Menurutnya, penyakit katarak disebabkan karena usia lanjut. Sebab, dengan usia lanjut akan berdampak pada peningkatan gangguan penglihatan secara langsung yakni katarak.

"Untuk mencegah katarak ini salah satunya agar tidak terjadi kebutaan adalah dengan operasi," katanya.

Maka, kata Menkes peranan dokter mata ini perlu ditingkatkan dengan menyasar daerah-daerah. Karena, jumlah dokter mata di Indonesia ini cukup besar hampir dua ribuan di Indonesia.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyebutkan agar masyarakat terhindar dari kebutaan perlunya menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat. Harus sudah dilakukan dari yang berusia muda agar kesehatan mata mereka hingga tingkatan usia tetap terjaga. Meskipun, jika sudah usia lanjut tidak dapat dipungkiri akan terkena katarak.

"Jaga pola hidup sehat dari sekarang. Agar kesehatan mata tetap terjaga sejak usia muda," katanya.

Selain itu, BPJS mesti terus membuka peluang kepada masyarakat yang menderita penyakit mata tetap diberikan kemudahan, sehingga mereka yang mengalami gangguan mata agar dapat segera diobati.

Tambah Gubernur, dengan adanya pertemua ilmiah dokter mata ini. Maka, antar dokter mata ini dapat berbagi ilmumya sehingga akan meningkatkan kualitasnya.

"Jadi ini sangat penting. Agar dokter mata dapat meningkat kualitasnya. Sehingga, kesehatan mata masyarakat di Indonesia dapat juga terjaga," pungkasnya. (melati)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *