Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Mengedarkan Sabu, ASN Ditangkap

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Syamsi, didampingi Direktur Narkoba, Kombes Kumbul memperlihatkan barang bukti sabu dalam penangkapan jaringan Pekanbaru, Selasa (7/8). (guspa caniago)

Padang, fajarsumbar.com - Diduga jadi bandar sabu-sabu, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pekanbaru, berinisial RI, 41 ditangkap anggota Direktorat Narkoba Polda Sumbar, Minggu (5/8) sekitar pukul 06.00 WIB.

Tersangka dibekuk bersama bandar lainnya, RS, 50 di Perumahan Permata Ratu, Tangkerang Labuai, Bukit Raya, Pekanbaru. Saat digerebek petugas menyita satu kilo lebih sabu-sabu, timbangan digital dan handphone. RI yang merupakan pegawai di salah satu instansi pemerintah Pekanbaru digerebek petugas setelah bekerjasama dengan aparat kepolisian setempat.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Syamsi, didampigi Direktur Narkoba, Kombes Kumbul KS, dalam ekspos kasusnya Selasa (7/8) menceritakan kedua bandar Pekanbaru itu ditangkap dari hasil pengembangan tersangka S, 53 yang ditangkap petugas sehari sebelumnya. S ini merupakan warga Pekanbaru juga dan ditangkap di depan Basko Mall, Sabtu (4/8) sekitar pukul 17.30 WIB.

Dari laki-laki itu petugas menyita dua ons sabu-sabu dan satu unit handphone, sebagai barang bukti. Pada petugas, buruh bangunan itu mengaku mendapatkan barang haram tersebut di Pekanbaru.

Mendengar pengakuan itu, petugas langsung melakukan pengembangan dan berangkat ke Pekanbaru. Setelah berkordinasi dengan kepolisian setempat, anggota Narkoba langsung melakukan pengerebekan dan tidak lama berhasil menangkap kedua tersangka.

"RI merupakan oknum ASN dan RS  bandar di daerah Bukit Raya, Pekanbaru,"ujar Kumbul.

Diakui, dari tersangka petugas menyita 29 paket besar dengan berat satu kilo lebih. Barang bukti tersebut sudah dipaket, ada yang 1/4 ons dan ada yang dalam bentuk gram.

Penangkapan ketiga warga Pekanbaru itu merupakan pengembangan dari tersangka lain yang ditangkap sebelumnya, berinisial AL, APA dan NS. Ketiganya diciduk di Pariaman, Jumat (3/8) malam.

Dari AL polisi menyita tiga gram sabu, dan APA tujuh paket serta NS 12 paket sabu. Para tersangka dijerat pasal 114, 112, jo pasal 132 UU No. 35/ 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati. (guspa)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *