Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Penilaian Kecamatan Sayang Ibu se-Kota Padang, Padang Barat Tampil Terbaik I

Ketua TP PKK Kota Padang, Ny. Harneli Mahyeldi dan Wakil Ketua TP PKK Ny. Eti Emzalmi foto bersama dengan para pemenang penilaian kecamatan sayang ibu dan kelurahan siaga yang diraih Kecamatan Padang Barat, Senin (7/8). (ist)

Padang, fajarsumbar.com - Kecamatan Padang Barat tampil terbaik I tingkat Kota Padang pada penilaian kecamatan sayang ibu dan Kelurahan Siaga. Kegiatan itu diadakan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengen dalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3P2KB) Kota Padang.

Penilaiannya sejak Juli - Agustus dengan sistem tinjau ke lapangan, wawancara dengan sasaran ibu hamil, petugas bidan, puskesmas. Sebelumnya masing-masing konstenstan melakukan ekspose di hada pan juri dan selanjutnya tinjau ke lapangan dan wawancara dengan masyarakat dan lainnya.
Kegiatan yang dinilai hampir enam minggu dengan ketua tim penilai Kepala DP3P2KB, Heryanto Rustam itu, tampil sebagai terbaik I kecamatan sayang ibu, Kecamatan Padang Barat. Terbaik I pada penilaian Satgas kelurahan siaga, diraih kelurahan Kelurahan Berok Nipah, Padang Barat
.
Dengan demikian kecamatan dan kelurahan terbaik pertama tersebut berhak uang tunai masing-masingnya Rp5 juta plus piala dan piagam yang diserahkan Ketua Tim Peng gerak (TP) PKK Padang, Harneli Mahyeldi. Pengumuman dan penyerahan hadiah bagi para pemenang di Palanta Jalan A. Yani, Senin (6/8). Pada kesempatan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua TP PKK Padang, Ny. Eti Emzalmi.

Sedangkan terbaik II, kecamatan sayang ibu diraih Lubuk Kilangan dan terbaik III direbut, Kecamatan Kuranji. Sementara kelurahan siaga, terbaik II, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan dan terbaik III diperoleh Kelurahan Ampang, Kecamatan Kuranji. Untuk masing-masing terbaik II dan III memperoleh hadiah Rp2,5 juta dan Rp1 juta plus piagam dan piala.
Ketua TP PKK, Padang, Harneli Mahyeldi mengapresiasi kegiatan yang diadakan DP3P2KB. Sebab GSI dimaksudkan untuk meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas melalui program penurunan angka kematian ibu.

Menurutnya, pemerintah meluncurkan program gerakan sayang ibu itu dimaksudkan meningkatkan kualitas hidup perempuan, utamanya menurunkan angka kematian ibu hamil, melahirkan/nifas serta angka kematian bayi.

Untuk mengoptimalkan kegiatan gerakan sayang ibu ini, pemerintah telah melakukan revitalisasi GSI tentunya untuk lebih mengaktifkan, mempromosikan hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan dan kese hatan ibu hamil, melahirkan dan nifas.

Harneli menambahkan, kegiatan penilaian kecamatan sayang ibu itu merupakan kegiatan untuk meng ukur berhasil atau tidaknya dalam operasional revitalisasi GSI. Berhasil dan tidaknya kegiatan tersebut, tentunya dapat dilihat dari upaya dan usaha semua sektor baik pemerintah maupun masyarakat dalam mengembangkan dan melaksanakan melalui pembinaan, dan kegiatan yang berkaitan dengan gerakan sayang ibu.

Kepala DP3P2KB, Heryanto Rustam menambah kan, kelurahan siaga sangat bermanfaat bagi masyarakat kelurahan. Sebab mudah mendapatkan pelayanan kesehatan dasar, peduli, tanggap dan mampu mengenali, mencegah dan mengatasi masalah kesehatan yang dihadapi, tinggal di lingkungan yang sehat, mampu mempratikkan PHBS. Tokoh masyarakat dan kader berperan aktif memberdayakan dan menggerakkan masyarakat.

Kegiatan itu juga mempercepat terwujudnya masyarakat kelurahan yang peduli, tanggap, dan mampu mengenali, mencegah serta mengatasi permasalahan kesehatan yang dihadapi secara mandiri, sehingga derajat kesehatannya meningkat.(andri)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *