Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Tunjukan Rasa Simpati, IGTKI PGRI Sumbar Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Lombok Rp109 Juta

Ketua IGTKI PGRI Sumbar, Irma Candra Dewi menyerahkan bantuan untuk korban gempa Lombok, NTB yang diterima Ketua IGTKI PGRI Lombok, Hamayu di Solo beberapa waktu lalu. (ist)

Padang, fajarsumbar.com - Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) se-Sumatera Barat menyalurkan bantuan Rp109 lebih untuk korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Bantuan itu telah disalurkan pada 24 Agustus di Solo pada kegiatan pra Porseni IGTKI-PGRI nasional. Penyerahan bantuan itu disaksikan oleh Ketua Pengurus Pusat dan ketua IGTKI-PGRI provinsi se-Indonesia.

Bantuan itu diserahkan Ketua IGTKI PGRI Sumbar, Irma Candra Dewi yang diterima Ketua IGTKI PGRI Provinsi NTB, Hamayu. "Bantuan ini atas rasa kepedulian dan simpati terhadap saudara-saudara kami khususnya para guru TK yang jadi korban gempa di Lombok. Atas musibah ini IGTKI PGRI Sumbar juga ikut berduka," ujar Ketua IGTKI PGRI Sumbar, Irma Candra Dewi, Jumat  (31/8).

Menurut Dewi yang juga Kepala TK Telkom Padang, tersebut, jumlah bantuan yang diserahkan Rp109.231.000. Bantuan itu berasal dari guru TK, orangtua wali murid dan lainnya. Penggalangan bantuan itu hanya 15 hari lebih. Para guru TK juga menunjukan rasa simpati yang dalam dan juga ikut berduka cita atas musibah tersebut

"Alhamdulillah, hanya dalam rentang waktu dua minggu lebih kami bisa mengumpulkan bantuan. Saya selaku ketua IGTKI PGRI Sumbar mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang telah peduli atas saudara kita yang telah menjadi korban gempa Lombok ini," tambahnya.

Menurutnya, atas musibah gempa yang mengguncang Lombok 7 SR tersebut, ratusan orang yang menjadi korban, ribuan rumah tersungkur dan rata dengan tanah dan ribuan pula yang mengungsi.

Dari ribuan yang terkena musibah tersebut puluhan rumah guru TK di Lombok yang jadi korban. "Kita tidak bisa bayangkan bagaimana menderitanya saudara kita di Lombok ini. Kami sebagai IGTKI hanya membantu sakadarnya, semoga bantuan ini ada manfaatnya bagi teman-teman, khususnya yang tergabung IGTKI PGRI di Lombok sana," tambah Irma.

Menurut Irma, di saat Sumbar dihantam gempa pada 2009 dengan kekuatan 7,8 SR lalu, ribuan rumah warga tersungkur dan dua ribu lebih nyawa melayang. Atas musibah itu, banyak bantuan datang dari luar daerah, mereka menunjukkan rasa simpati atas musibah itu. Saat itu Sumbar dinyatakan musibah nasional. Ada dua daerah terparah akibat musibah itu, Padang dan Padang Pariaman ribuan rumah terjungkal, dan rata dengan tanah.

Atas musibah itu banyak daerah memberikan bantuan begitu juga negara-negara lain. Kini musibah yang sama juga melanda Lombok dan sudah saatnya pula guru-guru TK Sumbar menyalurkan bantuan.

"Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang telah berpartisipasi atas musibah gempa Lombok ini. Semoga Allah membalasnya dengan pahala yang setimpal. Bagi kawan-kawan kami di Lombok kami hanya bisa memberikan rasa simpati, semoga mereka tetap tambah menerima cobaan ini," tutup Irma Candra Dewi. (andri)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *