Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Yuliandre: Konten Lokal Jangan Ditayangkan pada "Jam Hantu"


Padang, fajarsumbar.com - Ketua Komisi Penyiaran Informasi (KPI) RI Yuliandre Darwis berharapkan anggota KPID yang baru saja dilantik dapat menjadi mitra pemerintah daerah dalam mendorong siaran tentang Sumbar hingga ke luar tapal batasnya.

"Sebagai putra daerah, saya harap KPID kita dapat menjadi mitra Pemda. Ikut mendorong menyiarkan Sumbar bukan hanya di Sumbar, tapi juga nasional. Kalau bisa lebih. Sampai ke mancanegara sana,"ujarnya usai pelantikan KPID Sumbar di Aula Kantor Gubernur, Jumat (24/8/2018)

Lebih lanjut Yuliandre, menumpangkan harapan kepada KPID Sumbar agar mampu menegakkan ketetapan yang diatur dalam Undang-Undang Penyiaran. Dua di antaranya yakni, disediakannya 10 persen durasi bagi konten lokal dari keseluruhan jam tayang TV Nasional di daerah dan disediakannya waktu sebanyak 10 persen dari seluruh waktu siar iklan niaga bagi iklan layanan masyarakat.

"10 persen konten wajib konten lokal. Daerah berhak mempertanyakan TV Nasional apakah telah mematuhi UU dan 10 persen dari total durasi komersil untuk iklan wajib layanan masyarakat. Pada dua ini saya harap kontribusi KPID nanti," tuturnya.

Yuliandre menjelaskan, untuk konten lokal, pada dasarnya TV Nasional telah menyediakannya sesuai porsi yang ditetapkan. Namun, seringkali ditayangkan pada waktu sepi penonton, atau dalam bahasa Yuliandre, 'Jam Hantu'. "Biasanya ada, tetapi di tempatkan saat jam hantu," katanya.

Terkait itu, ia berharap KPID mampu mendorong agar konten lokal dapat ditayangkan di jam-jam reguler yang ada penontonnya, bukan di jam-jam hantu sebagaimana lazim dipraktekkan. (melati)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *