Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Jasa Raharja Gandeng Polda Gelar Go to Campus



Padang, fajarsumbar.com - Angka kecelakaan lalu lintas di Sumbar terus meningkat setiap tahun. Korban terbanyak remaja usia produktif, yang merupakan pengendara roda dua.

Atas kondisi itu Jasa Raharja bersama Dirlantas Polda Sumbar menggelar kegiatan  Go to Campus and Safety Riding  Bring Cheers No Tears (Pergi ke kampus dan mengendarai keselamatan membawa sorak-sorai tanpa air mata).

Kepala PT. Jasa Raharja Persero Cabang Sumbar, Rama Yudha, dalam konferensi persnya Kamis (27/9), mengatakan sosialisasi keselamatan berlalu lintas tersebut sengaja diselenggarakan di kampus-kampus, dengan mengandeng mahasiswa sebagai pelopor keselamatan di jalan raya. Berdasarkan data kepolisian, korban kecelakaan terbanyak adalah usia muda antara 16 hingga 30 tahun.

“Korban kecelakaan terbanyak adalah pengendara roda dua dengan usia remaja, makanya kami sengaja masuk ke kampus-kampus untuk mengandeng mahasiswa jadi pelopor keselamatan dalam berkendaraan,” sebut Yudha, didampingi Kasubag SW, Humas dan Hukum, Doni Firmansyah.

Meski mengandeng mahasiswa, bukan berarti Jasa Raharja dan kepolisian tidak merangkul remaja lainnya seperti pelajar baik SLTP maupun SLTA. Hanya saja dalam kegiatan kali ini mereka fokus masuk ke kampus-kampus untuk sosialisasi.

Kegiatan serupa sebelumnya telah dan akan berlangsung di lima kota di Indonesia. Mulai dari Jawa Barat, Jawa Timur, Padang, Lampung dan Sulawesi Utara.

Di Padang kegiatan diselenggarakan di Universitas Negeri Padang, pada Sabtu (29/9).

Sosialisasi keselamatan berlalu lintas tersebut merupakan agenda rutin setiap tahun, yang mendukung pemerintah dalam mencegah kecelakaan di jalan raya.

Dalam sosialisasi tersebut penyampaian materi akan diselenggarakan dalam bentuk kuliah umum. Menurut rencana Menteri BUMN, Rini Soemarno akan menjadi keynote speaker. Pemateri lainnya kepala korplalu lintas dan direktur Jasa Raharja.

Kasi Prasjal Subditdikyas Ditlantas Polda Sumbar, Kompol. Febgendri, mengatakan di Indonesia setidaknya dua nyawa melayang setiap hari karena kecelakaan lalu lintas.

“Angka kecelakaan lalu lintas di Sumbar memang agak naik, namun untuk jumlah korban meninggal dunia mengalami penurunan dibanding tahun lalu,” kata Febgendri.

Di kepolisian sendiri katanya, guna menekan angka kecelakaan lalu lintas pihaknya mulai dari jajaran terendah seperti Polsek telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Mulai dari pelajar hingga pada anak usia dini.

Sementara, kegiatan Go to Campus and Safety Riding  Bring Cheers No Tears, tersebut melibatkan sekitar 2500 mahasiswa empat perguruan tinggi di Padang.  Selain sosialisasi, ada juga door prize untuk peserta dan hiburan. Kegiatan sosialisi keselamatan berlalu lintas tersebut akan dipandu Manohara, presenter tvOne.

Realisasi santunan
Sementara hingga akhir Agustus 2018, PT. Jasa Raharja Persero Cabang Sumbar, telah menyalurkan santuan kepada para keluarga korban kecelakaan lalu lintas sebesar Rp42 miliar. Santunan terbanyak disalurkan untuk korban kecelakaan pengguna roda dua sekitar 60 persen, kemudian pejalan kaki 17 persen dan pengendara yang membecong, sisanya kecelakaan lainnya dengan variasi berbeda.

“Kalau untuk gendernya, pengendara terbanyak yang mengalami kecelakaan adalah laki-laki dengan persentase 70 persen dan 30 persen korban adalah perempuan,” terang Rama Yudha.

Sedangkan untuk mengurus santuan kecelakaan bagi korban, masyarakat cukup menghubungi kepolisian dan pihak PT. Jasa Raharja. Ada pun besarnya santunan untuk korban meninggal sebesar Rp50 juta dan Rp20 juta korban luka berat. (yk)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *