Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Menuju Kabupaten Peduli HAM Pemkab Pasbar MoU dengan Kemenkumham


Pasbar, fajarsumbar.com - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) targetkan masuk dalam kategori kabupaten peduli Hak Asasi Manusia (HAM) pada tahun 2018.

Hal itu disampaikan Bupati Pasbar, H. Syahiran usai penandatanganan MoU dengan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Propinsi Sumatera di Auditorium Kantor Bupati Pasbar, Rabu (12/9).

Usai penandatangan MoU, Bupati Syahiran mengintruksikan kapada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melengkapi data yang akan diberikan kepada tim dari Kanwil Kemenkumham Sumbar yang akan berada di Pasbar beberapa hari kedepan untuk memberikan penilaian data.

"Jangan sampai lalai dengan permintaan data yang direkomendasikan oleh pemerintah pusat. Mengenai data yang dibutuhkan untuk memperoleh predikat kabupaten peduli HAM, agar dilengkapi dan diberikan kepada tim dari Kanwil Kemenkumham Sumbar," katanya.

Sebelumnya, Bupati Syahiran juga meminta kepada Kepala Kanwil Kemenkumham Sumbar, Dwi Prasetyo untuk memberikan sosialisasi kepada jajaran OPD Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasbar perihal indikator kabupaten peduli HAM.

"Mohon berikan juga sosialisasi kepada OPD di Pasbar menyangkut persoalan HAM, karena mungkin banyak persoalan yang perlu dibahas menyangkut HAM di Pasbar," jelasnya.

Sementara, Kakanwil Kemenkumham Sumbar, Dwi Prasetyo mengatakan bahwa pihaknya berharap Pasbar pada tahun ini memperoleh penghargaan di bidang HAM tersebut dari presiden RI.

"Hari ini kita kita harus peroleh seluruh data yang dibutuhkan untuk dapat menetapkan Pasbar masuk kedalam kategori kabupaten peduli HAM. Prosesnya tentu tidak mudah. Paling banyak datanya itu di Badan Perencanaan. Saya mohon izin kepada semuanya, mudah-mudahan Pasbar nantinya mendapat undangan dari presiden untuk memperoleh penghargaan di bidang HAM ini," jelasnya.

Dikatakan, ada 15 kabupaten/kota dari 18 kabupaten/kota yang ada di Sumbar sudah berhasil meraih penghargaan tersebut. Sementara 4 kabupaten/kota lainnya termasuk Pasbar hingga saat ini belum mendapatkan predikat tersebut.

"Tugas kita tidak selesai sampai pada persoalan peraihan predikat kabupaten peduli HAM saja. 15 kabupaten/kota lainnya yang telah memperoleh predikat tersebut terus tetap kita monitor perkembangannya untuk menjaga status peduli HAM tersebut." ungkapnya.

Ditambahkan, usai proses penilaian selesai, Dwi optimis Pasbar bisa meraih penghargaan tersebut dilihat dari kondisi dan perkembangan yang ada dilapangan.(andrizal)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *