Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Nyawa Pelajar SMA 7 Padang 'Melayang' di Jalan Raya, Jasa Raharja Serahkan Santunan

PT Jasa Raharja melalui petugas Mobile Service, Dea Makmur Hadinugraha menyerahkan santunan kepada ahli waris (orangtua korban), Rabu (26/9). (humas jr/doni firmansyah)

Padang, fajarsumbar.com
- Nyawa kembali melayang di jalan raya di Kota Padang. Kali ini menimpa Atiqah Luthfyyah (17), karena sepeda motor yang dikendarainya menabrak truk sampah tepatnya di Jalan By Pass, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, sekira pukul 20.00 WIB, Selasa (25/9).

Menurut informasi yang diterima di lapangan, sepeda motor
BA 5472 AN yang dikendarai Atiqah Luthfyyah yang memboncengi Tania Kaurunisa Arzi, menabrak truk sampah dengan nomor polisi BA 8434 B yang lagi berhenti.

Sebagaimana relis Kepala Cabang PT Jasa Raharja Sumbar, Rama Yudha yang diterima, Rabu (26/9) menyebutkan, sebagaimana informasi dari lapangan kronologis kejadian sepeda motor, yang dikendarai Atiqah datang dari arah Simpang By Pass DPR menuju arah Simpang By Pass Lubuk Minturun.

Entah kenapa sesampai di Tempat Kejadian peristiwa (TKP) menabrak truk bermuatan sampah sedang berhenti. Akibat kecelakaan itu, pengendaran sepeda motor Atiqah Luthfyyah mengalami cidera kepala. Meskipun telah dilarikan ke rumah sakit Siti Rahmah, Padang untuk diberikan perawatan, namun nyawa pelajar SMA 7 Padang ini tidak tertolong lagi.

Akhirnya anak pertama dari pasangan Armen dan Yuni menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit tersebut. Sedangkan Tania Kaurunisa Arzi yang diboncengi, mengalami kaki kiri dan jari tangan kanan patah serta dahi bengkak. Kini korban dirawat intensif di Rumah Sakit Siti Rahmah.

Atas kejadian tersebut, PT Jasa Raharja melalui petugas Mobile Service, Dea Makmur Hadinugraha menyerahkan santunan kepada ahli waris (orangtua korban) yang diantarkan ke alamat korban yang meninggal dunia di Jalan Simpang Tiga No. 02 RT 05/RW 01 Kelurahan Air Tawar, Kecamatan Padang Utara, Padang.

Santunan sebanyak Rp50 juta itu diserahkan petugas Jasa Raharja yang diterima kedua orangtua korban (Armen dan Yuni). Santunan itu diserahkan Rabu (26/9).

Sementara, Tania Kaurunisa Arzi yang kini dirawat di Rumah Sakit Siti Rahmah biaya perawatannya ditanggung Jasa Raharja. Maksimal tanggungan yang diberikan Rp20 juta. "Kami atas nama PT Jasa Raharja Sumbar turut berduka atas musibah ini," tambahnya.

Rama Yudha yang baru bertugas di Sumbar tersebut, kembali mengimbau pengendara untuk selalu berhati-hati di jalan raya untuk mengindari kecelakaan yang tidak dinginkan. (gp)






Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *