Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Peneliti Unand Gelar Pelatihan Membatik

Perajin kecil dan masyarakat umum ikuti pelatihan membatik di Galeri Batik Tanah Liek, Sawahan Dalam. (guspa caniago)

Padang, fajarsumbar.com - Industri kreatif, bordir dan membatik akan berkembang di Sumbar, seiring antusiasnya warga dan perajin kecil mengikuti pelatihan membatik. Kegiatan itu diprakarsai oleh peneliti industri kreatif Universitas Andalas (Unand) Padang.

Pelatihan membatik itu diselenggarakan selama tiga minggu di Galeri Batik Tanah Liek, Jalan Sawahan Dalam Padang dan diikuti sekitar 20 peserta.

Tim Peneliti Industri Kreatif Unand, Dr. Toti Srimulyati, didampingi pemilik Galeri Batik Tanah Liek, Wirda Hanim, Senin (10/9) mengatakan pelatihan membatik itu diselenggarakan selama tiga minggu dengan peserta berasal dari Dharmasraya, Batusangkar dan Padang. 

Dalam pelatihan itu, peserta diberikan materi membatik mulai dari mengambar, chanting, melukis, warna dan lainnya. 

"Kita menharapkan dengan adanya pelatihan membatik ini, bisa melahirkan perajin di Sumbar,"ujar Toti.
Untuk instruktur dipimpin pemilik galeri Wirda Hanim dengan beberapa tenaga ahli lainnya.

Diharapkan usai pelatihan, masyarakat mempunyai keahlian dalam membatik sehingga terbuka peluang untuk membuka usaha sendiri.

Lomba busana batik
Peneliti Unand itu menyebutkan, selain pelatihan membatik, pihaknya juga akan menggelar lomba busana batik Minang, dengan peserta mahasiswa dan mahasiswi. Kegiatan tersebut diadakan di Pasar Raya Padang, pada 20 September.

Dalam lomba itu akan diambil 10 peserta terbaik, yakni lima putri dan lima putra. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan hasil batik Minang pada provinsi lain. Bahkan, kata Toti batik Minang tidak kalah dengan batik Jawa dan Kalimantan.

Dikatakan, batik hasil daerah Sumbar juga sudah diperkenalkan hingga Thailand, salah satunya Batik Tanah Liek.

"Selama ini kita beli batik Jawa, padahal kita punya motif Minang yang tidak kalah dengan Jawa," ujar Toti.

Diundang seluruh mahasiswa untuk mengikuti seleksi penampilan memakai busana batik dengan gaya bebas.
Salah satu batik yang diperlombakan yaitu, batik tanah liek Wirda dengan berbagai motif. (guspa)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *