Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Pungli Sertifikat Tanah, Tim Saber Pungli OTT di Pasbar


Padang, fajarsumbar.com - Diduga melakukan pungutan dalam pengambilan sertifikat tanah, seorang warga berinisial Skr, 48 ditangkap tim Saber Pungli Sumbar. Pria itu diciduk petugas di Jorong Sidomulyo, Nagari Desa Baru, Ranah Bantahan, Pasaman Barat, Kamis (13/9).

Pelaku digerebek dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dipimpin AKBP Noortjahyo di rumahnya. Dalam penangkapan itu, petugas menyita uang Rp29.750.000, sertifikat tanah 374 buah, buku catatan penerimaan dan pengeluaran serta sejumlah bukti lainnya.

Kapolda Sumbar, Irjen Pol. Fakhrizal melalui Kabid Humas, Kombes Syamsi kemarin membenarkan operasi tangkap tangan itu. Tersangka ditangkap setelah mendapat informasi dari masyarakat, ada dugaan pungutan dalam penerimaan sertifikat tanah Program Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) II  2016/2017.

Info tersebut ditindaklanjuti oleh Ketua Tim Saber Pungli Sumbar, Kombes Dody Marsidi dan memerintahkan AKBP Noortjahyo melakukan penyelidikan ke lokasi.

Setelah berkordinasi dengan petugas setempat, Tim Saber Pungli mendatangi rumah pelaku. Setelah melakukan pengintaian, petugas  langsung mencokok pelaku yang sedang transaksi dengan warga yang akan mengambil sertifikat.
Dari tersangka disita uang Rp700.000,
kemudian dilakukan penggeledahan di rumahnya dan ditemukan uang Rp29 juta dan tumpukan sertifikat yang belum diambil warga.

Dikatakan Syamsi, dalam transaksi pengambilan sertifikat tanah, pelaku memungut biaya Rp700 ribu hingga Rp800 ribu untuk satu persil.

Menurut informasi, kegiatan pelaku sudah berlangsung sejak 2016 dan sertifikat yang sudah diambil dari BPN sejak 2016 sebanyak 800 buku.

Untuk pengambilan satu sertifikat setiap warga diminta uang Rp800.000. Kini, pelaku serta beberapa saksi diperiksa di Mapolres Pasaman Barat.

Syamsi menceritakan, kasus tersebut termasuk atensi dari Presiden Jokowi saat kunjungan kerja ke Dharmasraya beberapa bulan lalu. "Ini atensi Presiden ke Pak Kapolda," ujar Syamsi. (guspa)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *