Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Selama September Ini, Polda Sumbar Sita 88,2 Kilo Ganja

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Syamsi, didampingi Direktur Narkoba, Kombes Kumbul KS memberikan keterangan sekaitan ditangkapnya 38 kilo ganja kering dalam ekspos kasus, Senin (24/9). (Guspa caniago)

Padang, fajarsumbar.com
Bandar ganja lintas provinsi ditangkap anggota Direktorat Narkoba Polda Sumbar. Dalam penggerebekan itu, petugas menyita 38 kilo ganja dari dua tersangka.

Kedua bandar itu, Ade, 36 dan Kate 24, warga Tandikek, Padang Pariaman. Dia ditangkap di Jalan Raya Sicincin, Sabtu (22/9) dinihari. Kini kedua tersangka mendekam di tahanan Mapolda untuk proses hukum selanjutnya.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Syamsi, didampingi Direktur Narkoba, Kombes Kumbul KS, dalam ekspos kasusnya, Senin (24/9) mengatakan kedua tersangka ditangkap ketika hendak transaksi. Namun, kegiatan jual beli barang haram itu berhasil digagalkan aparat kepolisian.

Dengan ditangkapnya kedua tersangka, untuk periode September ini, Polda Sumbar telah mengungkapkan 63 kasus dengan tersangka 94 orang. Sedangkan barang bukti, 88,2 kg ganja dan 340,9 gram sabu.

Diceritakan Kumbul, penangkapan di Sicincin berawal setelah mendapat informasi dari masyarakat. Berbekal info tersebut, beberapa anggota mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan. Setelah berkordinasi dengan aparat setempat, petugas mendatangi TKP dan ternyata benar, beberapa jam kemudian dilihat dua orang dicurigai hendak transaksi.

Tidak membuang waktu, petugas langsung melakukan penangkapan dan ketika itu disita dua paket besar ganja. Satu paket seberat dua kilo. Petugas juga mengamankan kedua tersangka.

Setelah mendapatkan barang bukti, petugas melakukan pengembangan ke rumah Ade di Tandikek. Di sana ditemukan puluhan paket besar yang telah dibungkus dan lakban kuning.

Mendapatkan barang bukti dengan jumlah besar itu, kedua tersangka digiring ke Mapolda untuk pemeriksaan. Pada petugas tersangka Ade mengakui ganja kering itu berasal dari Aceh yang ia jemput sendiri dengan mengunakan mobil Avanza.

Pertama, dia membawa ganja dari Aceh sebanyak 60 kilo dan sudah diedarkan di beberapa kota di Sumbar. Semua transaksi ketika iti berjalan mulus.

Setelah terjual habis semuaya, kemudian ia datang lagi ke Aceh dan kembali ke Padang dengan membawa 120 kilo ganja. Sebagian ganja itu dikirim ke Palembang dan sisanya diedarkan di Sumbar.

Namun, malang ketika ia transaksi di Jalan Raya Sicincin, mekanik sepeda motor itu ditangkap aparat kepolisian.
Tersangka terancam hukuman seumur hidup, berdasarkan UU No.35/2009 tentang Narkotika. (guspa)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *