Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Tiga Perakit Senjata Ditangkap Polda Sumbar


Padang, fajarsumbar.com - Merakit senjata api (senpi) tiga orang ditangkap anggota Direktorat Reskrim Umum Polda Sumbar di kawasan Nagari Nan VII, Palupuh, Agam, Selasa (28/8) sore.

Ketiganya, Rony Firman, 37, Hermansyah, 60 (perakit senpi) dan Rifza Putra, 39 (pembeli). Dalam penangkapan itu, petugas menyita lima senpi laras panjang, satu  laras pendek, 31 peluru, sebotol minyak senjata, satu gerinda, sebuah ragum (alat penjepit besi) dan sejumlah patahan rakitan senjata.

Wadir Reskrim Umum Polda Sumbar, AKBP Muchtar Siregar, kemarin membenarkan menangkap perakit senpi tersebut. Kegiatan itu terungkap setelah petugas melakukan penyelidikan dalam mengungkap peredaran senjata api ilegal.

Setelah bukti-bukti dikumpulkan, beberapa petugas menuju lokasi. Setiba di sana, polisi bersiasat dan mengepung lokasi agar sasaran tidak melarikan diri. Di sana diamankan para tersangka. Kemudian petugas menggeledah dan ditemukan barang bukti senjata api, amunisi dan sejumlah barang bukti lainnya. Selanjutnya ketiga pelaku diamankan ke Mapolda Sumbar guna penyidikan lebih lanjut.

"Pelaku diduga melakukan aktivitas perakitan, menjual dan membeli senjata api tanpa izin. Ketiganya sudah ditahan," kata AKBP Muchtar Siregar.
Kini, pihaknya masih mendalami sejak kapan pelaku melakukan kegiatan tanpa izin itu. Namun, dari hasil pemeriksaan sementara senjata api dijual di wilayah Sumbar dan menurut pembeli senpi itu hanya untuk buru babi. Senpi dijual seharga Rp2,5 juta.

Muchtar mengisahkan, saat penggerebekan pelaku sedang merakit senpi. Terhadap pembeli, disita dua senpi laras panjang dan lima amunisinya. "Kita masih melakukan pengembangan apakah ada senjata yang belum ditemukan atau pelaku lainnya," kata Muchtar.
Jika terbukti bersalah para pelaku terancam dijerat dengan Undang-Undang Darurat No.12/1951 denhan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (guspa)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *