Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

BNNK Pasbar Bakal Miliki Klinik Pratama

Ketua BNNK menerima penghargaan dari Bupati Syahiran. (Andrizal)

Pasbar, fajarsumbar.com - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasaman Barat walaupun baru lahir 6 bulan lalu memiliki program unggulan ke depan. BNNK bakal miliki Klinik Pratama sebagai tempat kerja maksimal.

Menurut Kepala BNNK Pasbar Irwan Effenry didampingi oleh Kasi Rehabilitasi Dewi Rosa Rianti di kantornya kemarin (10/10) menjelaskan, bahwa BNNK Pasbar sudah menjalankan beberapa jurus jitu dalam memberantas narkoba.  Namun, program tersebut harus di dukung juga dengan sarana dan prasarana yang memadai sehingga target Pasbar bebas dari pengaruh narkoba tercapai.

"Makanya kita ingin sekali memiliki Klinik Pratama. Ternyata keinginan kita disambut oleh Badan Narkotika Nasional Pusat dengan memberikan dukungan untuk membangun klinik pratama tahun 2019 mendatang dengan anggaran Rp150 juta," terang Irwan.

Ia menambahkan, dengan kehadiran klinik tersebut kerja BNNK akan terus digenjot. Karena di klinik akan bisa dilakukan rehabilitasi, perawatan.

"Selain itu, untuk pelayanan kepada masyarakat terkait dengan dampak penyalahgunaan narkoba akan maksimal. Terjalinnya sinergi dengan instansi vertikal. Apalagi, saat ini untuk melamar pekerjaan atau apapun itu, perlu dilakukan tes urine. Dengan adanya klinik pratama kita, masyarakat tidak perlu lagi bolak balik RSUD, Polres untuk meminta bukti tanda bebas narkoba atau kesehatan," terang Irwan.

Ia melanjutkan, selama 6  bulan BNNK berdiri sudah terlaksana beberapa kegiatan antara lain pemeriksaan tes urin di beberapa instansi vertikal.

"Tes urin sudah kita lakukan di Pengadilan Negeri, Basarnas, Badan Pusat Statistik, KPU, Kejaksaan. Hasilkan hanya satu orang yang positif narkoba. Sidak yang kita lakukan itu dalam rangka memberantas narkoba," kata Irwan.

Sedangkan untuk ASN di Pemda, tambah Irwan memang belum dilakukan karena keterbatasan anggaran. Pihaknya meminta kepada Pemda setempat untuk menyediakan anggaran sendiri.

"Namun, dalam memerangi narkoba kita sudah melakukan sosialisasi kepada lebih 20 sekolah. Wilayah kerja kita tidak hanya di Pasbar, namun sampai ke Pasaman. Untuk itu kita masih perlu mencapai target kerja kita yang masih belum tercapai," urai Irwan.

Ke depan BNNK akan menggandeng niniak mamak dalam memerangi Narkoba. Namun, saat ini kerja BNNK sudah terlihat dengan menangkap tiga bandar.

"Kita juga meminta dukungan kepada pemerintah daerah agar Klinik Pratama kita berjalan dengan lancar, mulai dari proses perizinan hingga berdiri," harap Irwan Effenry. (Andrizal)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *