Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Gubernur Sumbar: "Islam Agama yang Damai"

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno membuka BIC III, di Hotel Emersia. (Melati)

Batusangkar, fajarsumbar.com - Berbagai isu-isu yang muncul saat ini, menantang manusia untuk terus berpikir. Bagaimana bisa hidup selamat dunia akhirat.

"Islam harus kita akui adalah agama Rahmatan Lil Alamin," ucap Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat pembukaan Batusangkar Internasional Conference (BIC) III di Hotel Emersia, Senin (15/10).

Menurut gubernur, berbagai isu yang terus menyerang Islam yakni persoalan terorisme. Selain itu, Islam dianggap sebagai agama yang tertinggal dan tidak bisa mengikuti perkembangan zaman.

Padahal, kata Irwan, justru Islam mampu menjawab segala tantangan perkembangan zaman. Sehingga tak benar, jika Islam dianggap agama yang tertinggal.

"Islam adalah agama yang damai. Islam bukan sarang teroris.
Tuntutan zaman sebagai tantangan yang selalu berubah, kita yakin Islam bisa menjawabnya. Semodern apa pun peradaban manusia Islam tak akan pernah tertinggal," tutur Irwan.

Hal senada juga disampaikan, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Menurutnya Islam hadir dalam rangka  menjadi acuan berkehidupan.

"Islam menjadi orientasi tempat kita berpijak,"katanya.

Lukman berharap, agar umat Islam tidak saling menyalahi, tetapi saling menghargai. Jangan merasa paling benar, dengan orang yang berbeda.

"Islam adalah agama kemanusian
Harus dikritisi jika ada yang merendahkan harkat martabat manusia,"ucapnya.

BIC ke 3 ini, merupakan  pertemuan kaum akademisi untuk kajian ilmiah keislaman berkala Internasional, diselenggarakan setiap tahun oleh Program Pascasarjana IAIN Batusangkar.

Direktur Pascasarjana IAIN Batusangkar Syukri Iska, mengatakan kegiatan BIC menghadirkan Narasumber dari luar negeri dan dalam negeri, antaranya. Prof. Dr. Supyan Hussin. Institute Alam dan Tamaddun Melayu, University Kebangsaan Malaysia. Prof. Magdy Bahig Behman, Eastern Mennonite University, Virginia, USA. Prof. H. Syafig A. Mughni, M.A., Ph,D menonite University of Surabaya. Prof. Noorhaidi, M.A, M.Phil., Ph.D, Islamic University of Indonesia. Dr. Adil Bin Abdillah Al Mathrudiy, Lecture Al Imam Muhammad Bin Saud Islamic University. Prof. Dr. Duski Samad, M. Ag, Islamic University of Indonesia.

Dengan mengusung Tema “Building Global Civilitzation Through Inclusive Islam” ini akan mengupas tentang cara Umat Muslim berkontribusi nyata bagi peradaban dunia global sebagai bentuk mewujudkan dan menyebarkan Islam Rahmatan lil Alamin. Mengangkat isu-isu sentral dan strategis nasional dan global, terkait dengan ajaran dan dinamika dunia Islam, agar Perguruan Tinggi lebih memberi kontribusi ilmiah dan amaliah bagi umat dan dunia.

"Kegiatan ini diikuti lebih kurang 300 orang dari perguruan tinggi Islam di Indonesia,"ucapnya. (melati)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *