Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Menag: Tegaskan Pemerintah Tak Pernah Larang Penggunaan Pengeras Suara Azan

Menag Lukman Hakim Saifuddin

Padang, fajarsumbar.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan pemerintah tak pernah melarang penggunaan pengeras suara azan di masjid dan mushalla.

"Entah siapa yang menyebarkan bahwa pemerintah melarang penggunaan pengeras suara untuk azan. Padahal itu tidak benar, pengeras suara untuk azan itu tidak bisa ditawar-tawar, memang harus dikeraskan," tutur Lukman saat meresmikan PTSP Kanwil Kemenag Sumbar, Senin (15/10).

Lukman menuturkan, informasi yang sampai di tengah masyarakat harus diluruskan agar tidak menimbulkan persepsi yang salah dan menjadi bola liar terus yang menggelinding.

"Kami hanya mengeluarkan panduan, bukan pelarangan, tidak ada yang melarang. Malah dalam panduan tersebut dijelaskan untuk suara azan dikeras tanpa ada perdebatan. Jelaskan? Ini tugas penyuluh agama juga meluruskan di tengah masyarakat," tuturnya.

Disesalkannya, panduan tersebut malah menjadi disalahkanartikan dan dibeberapa media menyudutkan pemerintah dan dibesar-besarkan di media sosial sebagai bahan politik.

"Bagaimana mungkin azan dilarang, itu hanya panduan pengeras suara," katanya.

Awalnya, dijelaskan Lukman, ada beberapa kasus dengan pengeras suara di masjid di daerah pemukiman padat penduduk seperti di kota - kota besar. Pengeras suara di masjid tidak lagi hanya digunakan untuk kegiatan agama, tapi juga urusan lain seperti rapat - rapat RT dan arisan.

Dari peristiwa tersebut muncul berbagai pandangan sehingga ada laporan ke Kementrian Agama. "Disitu awalnya kami keluarkan panduan," ucapnya.

Diterangkan Lukman, panduan tidak sama dengan aturan dan mesti diikuti. Awal cerita diterbitkan panduan tersebut karena adanya laporan dari pengurus masjid dibeberapa daerah yang padat pemukiman.

"Ini hanya panduan untuk daerah atau kota besar dengan banyak penduduk, beragam aktivitas dan beragam agama. Panduan boleh diikuti boleh tidak, tidak ada sanksi hukumnya. Pemerintah hanya memberikan panduan saja," jelasnya. (melati)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *