Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Para Camat Berperan Majukan Pariwisata Sumbar

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit foto bersama dengan para camat di Kabupaten Kota se Sumbar. Humas

Padang, fajarsumbar.com - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatra Barat (Sumbar) Nasrul Abit, meminta para camat kabupaten/kota untuk ikut lebih berperan, dalam menjaga dan mengembangan destinasi Pariwisata

"Saya yakin,  para camat yang diamanahi bupati/walikota mengemban jabatan ini pasti karena mempunyai kelebihan, dari situ saya yakin para camat pasti bisa melahirkan ide-ide baru yang keratif untuk menggarap potensi yang ada, terutama bidang pariwisata," kata Nasrul Abit saat pembukaan raker pemprov dengan camat se-Sumbar, Rabu malam (25/10) di Hotel Rocky Padang.

Kemudian, Wagub mengatakan jika satu daerah bisa memajukan pariwisata, maka akan berdampak positif pada peningkatan ekonomi masyarakat, serta peningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Kalau Pariwisata maju pasti orang-orang (wisatawan) banyak yang datang, kebutuhan penginapan, transportasi, makanan serta Usaha Kecil Menengah (UMKM) pasti juga akan berkembang, dengan arti lain pariwisata menimbulkan multi effect," tuturnya.

Untuk itu, Nasrul Abit meminta para camat serta wali nagari untuk memetakan apa saja potensi wisata yang ada.

"Tidak perlu banyak lokasi wisata di satu daerah, cukup satu atau dua saja tapi jadi dan memberikan dampak bagi masyarakat," katanya.

Nasrul Abit juga mencontohkan beberapa pengembangan pariwisata yang baik diantaranya Kabupaten Limapuluh Kota sekitar Kelok Sembilan, dan Pesisir Selatan dengan Kawasan Wisata Mandeh.

"Namun yang terpenting harus didahului dengan perencanaan matang, dalam artian muncul berdasarkan kesepakatan dari bawah dan disepakati pula oleh tingkat selanjutnya, lalu diproses menjadi lokasi wisata," ujar Wagub.

Sedangkan untuk daerah yang sudah memiliki destinasi wisata, Wagub meminta untuk dapat memeliharanya dengan baik.

"Kita bisa belajar dari apa yang terjadi dengan Danau Maninjau dan Danau Singkarak. Ini tanggungjawab semua, Bupati/ Walikota,tokoh masyarakat dan adat, Camat, Walinagari untuk mengubah pola pikir masyarakat agar peduli pariwisata termasuk oknum-oknum yang hanya memikirkan keuntungan saja," jelasnya.

Terakhir Nasrul Abit menyampaikan kepada para camat yang, apa yang menjadi pesan Menteri Pariwisata beberapa waktu lalu saat launching Tour de Singkarak (TdS) di Jakarta.

"Beliau mengatakan mengapa Pariwisata harus dikembangkan di Sumbar, pertama, wisata sumbar salah satu yang terbaik dan yang kedua  sektor pariwisata adalah industri yang paling tidak mengganggu lingkungan" ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Sumbar Iqbal Ramadi Payana mengatakan, raker ini berlangsung selama 2 hari, yakni 24-24 Oktober 2018.

"Jumlah peserta sebanyak 198 orang, dengan rincian 179 orang camat dan 19 orang bagian Pemerintahan Kabupaten/ Kota," katanya. (melati)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *