Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Pelaku IKM Harus Mampu Manfaatkan Pasar Elektronik

Wagub Nasrul Abit didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar, Asben Hendri saat memperlihatkan produk hasil dari Industri Kecil Menengah, Rabu (24/10). (Melati)

Padang, fajarsumbar.com--Seiring perkembangan zaman, pelaku
industri kecil menengah (IKM) di Sumbar diharapkan memanfaatkan teknologi informasi (TI) dalam memasarkan produk.

"Pemasaran melalui TI lebih efektif dan jangkauannya lebih luas," kata Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit saat bimbingan teknis e-smart bagi IKM se- Sumbar, Rabu (24/10) di Hotel Pangeran City.

Data Disperindag Sumbar, dari 500 ribu usaha mikro kecil menengah (UMKM) hanya 2.800 yang dalam bentuk IKM.

"Sekarang ini, cara tradisional masih dapat dilakukan dalam pemasaran produk, tetapi dengan tingginya jumlah masyarakat yang saat ini lebih cenderung kepada teknologi internet. Maka, penerapan pemasaran secara teknologi untuk produk IKM sangat tepat. Jadi, pemasaran itu tidak hanya cara tradisional namun juga memanfaatkan teknologi internet," tutur Wagub. Dalam kegiatan ini Pemprov Sumbar melibatkan tim bukalapak.com.

Menurut Nasrul, kondisi itu menjadi kesempatan yang kini dimanfatkan oleh para penggiat teknologi yang turut serta membantu para pelaku IKM mengadaptasi layanan berbasis teknologi. Langkah itu bisa menciptakan ragam peluang baru yang menguntungkan.

"Ini dapat saling menguntungkan. Baik penggiat teknologi maupun pelaku IKM, penggiat teknologi aplikasinya dapat dimanfaatkan pelaku IKM untuk menampilkan produknya secara teknologi untuk pemasaran, maka ini akan saling-saling menguntungkan satu sama lain," ucapnya.

Tambah Wagub, untuk pertumbuhan IKM di Sumbar saat ini mencapai 85 persen. Namun, baru 20 persen IKM yang menggunakan teknologi internet. Maka itu, dengan adanya bimbingan teknis yang diberikan kepada pelaku IKM ini. Maka, makin meningkat pelaku IKM memasarkan produknya melalui teknologi internet.

"Adanya pemasaran melalui teknologi internet maka produk IKM  dapat dikenal dalam negeri maupun luar negeri," ujarnya.
 
Selain itu, kata Nasrul guna produk ini dapat peningkatan penjualan. Maka, mesti ada standar produk, terutama dalam kebersihan kemasan.

"Kemasan harus menarik, dan harus ada sertifikat halalnya,"katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar, Asben Hendri mengatakan, dengan teknologi internet akan mempermudah  percepatan pelaku IKM dalam memasarkan produknya. Sebab dengan teknologi internet akan mempersingkat jarak antara penjual dan pembeli.

"Jadi, sistem online ini akan mempermudah transasksi. Maka diharapkan pelaku IKM ini agar dapat melek kepada pemasaran dengan sistem teknologi internet. Selain dengan memasarkan cara tradisional," tuturnya. (Melati)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *