Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Pemuda Harus Bijak Sikapi Perkembangan Teknologi Informasi

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menyerahkan piagam kepada pemenang pemuda pelopor saat memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 90 di Halaman Kantor Gubernur, Senin (29/10). (Melati)

Padang, fajarsumbar.com - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatra Barat Nasrul Abit  meminta para pemuda bijak dalam menyikapi perkembangan teknologi Informasi. Sebab pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau.

“Satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi, sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing. Akan tetapi pada sisi yang lain, perkembangan ini mempunyai dampak negatif,” tutur Wagub saat memperingati Hari Sumpah Pemuda di Halaman Belakang Kantor Gubernur, Senin (29/10).

Lanjut Nasrul, dampak negatif yang dapat ditimbulkan adanya informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari hoax, hate speech, pornografi, narkoba hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya. Apabila kaum muda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan serta kedewasaan dalam berbangsa dan bernegara.

“Persoalan perkembangan teknologi bisa positif dan negatif. Untuk itu, setiap pemuda harus memunculkan berita yang bertanggungjawab, guna mencerdaskan bangsa,”katanya.

Selain harus bijak menyikapi perkembangan teknologi informasi, Nasrul meminta pemuda meningkatkan, kreatifitas inovasi, budi pekerti dan mau bekerja. Hal itu untuk meneruskan perjuangan bangsa ini dan mewujudkan cita-cita proklamator.

“Saya mengajak pemuda di Indonesia khususnya di Sumbar,  mari kita bangun bangsa dan negeri ini dengan meneruskan cita-cita para pahlawan.
Mari kita berbuat, apa yang bsa kita berikan kepada negeri dan daerah ini,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wagub menambahkan, seluruh rakyat Indonesia berhutang budi kepada para tokoh pemuda tahun 1928 yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda, sehingga menjadi pelopor pemuda untuk membangun kesadaran kebangsaan Indonesia sekaligus komitmen menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini. Komitmen kebangsaan mereka harus di teladani untuk membangun bangsa, dan menyatukan Indonesia.

“Hari ini kita memperingati hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia yang kita cintai, yaitu Hari Sumpah Pemuda ke-90 tahun 2018,” ucapnya Nasrul saat membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga.

Hari sumpah pemuda ke-90 kali ini mengambil tema “ Bangun Pemuda Satukan Indonesia”. Tema itu diambil atas dasar pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Ciri pemuda yang maju adalah berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing. Dengan mewujudkan pemuda yang maju berarti kita dapat menghasilkan bangsa yang hebat,” ujar Wagub. (Melati)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *