Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Penghargaan Sebagai Bunda Genre pada Yunisra Syahiran Diserahkan Perwakilan BKKBN Sumbar


Pasbar, fajarsumbar.com - Ketua TP. PKK Pasaman Barat meraih penghargaan sebagai Bunda Genre Provinsi Sumatera Barat dari Gubernur Sumatera Barat, Kamis (18/10) di Jorong Pangambiran Nagari Parik Kecamatan Koto Balingka.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat melalui Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Syahrudin dalam rancangan acara peringatan Hari Keluarga Nasional ke-28 Kabupaten Pasaman Barat, pencanangan Kampung KB dan pencanangan HKG PKK KB Kesehatan yang dibuka secara langsung oleh Bupati Pasaman Barat, H. Syahiran.

"Selamat kita ucapkan kepada Ketua TP. PKK Pasaman Barat, Ibu Yunisra yang telah berhasil meraih penghargaan sebagai Bunda Genre tingkat propvinsi. Kita juga telah sematkan selempangnya saat ini," kata Syahrudin.

Disampaikan, momentum tersebut merupakan momentum yang sangat mengembirakan bagi Ketua TP. PKK karena penghargaan diserahkan langsung dihadapan masyarakat Pasaman Barat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Pasaman Barat, H. Syahiran menyampaikan apresiasi atas sejumlah penghargaan yang telah diraih. Diharapkan, sejumlah penghargaan yang telah diraih tersebut menjadi motivasi untuk terus menyukseskan program BKKBN di Pasaman Barat, salah satunya adalah Kampung KB.

"ada banyak penghargaan yang sudah kita terima dari BKKBN. Semuanya kita terima dengan senang hati dan dijadikan sebagai motivasi," ujar Bupati Syahiran yang juga telah meraih penghargaan Manggala Karya Kencana dari BKKBN pusat beberapa waktu lalu di Menado.

H. Syahiran menyampaikan bahwa secara pribadi dirinya juga telah melaksanakan program KB dari dahulu. Hal itu berhasil diterapkan dalam mengatur jarak kelahiran anak.

"Ber-KB bukan berarti mengurangi anak, akan tetapi bagaimana kita bisa mengatur jarak kelahiran anak sehingga kelahiran anak lebih terencana. Orang tua punya tanggung jawab untuk memberi asupan gizi yang cukup bagi anak dalam 1000 hari usia kelahirannya," kata Syahiran.

Disamping itu, persoalan stunting juga menjadi sorotan Bupati Syahiran. Menurutnya persoalan tersebut harus segera dipastikan kondisinya," Pasaman Barat ditetapkan oleh pemerintah sebagai daerah stunting, kita harus pastikan dan waspadai hal ini. Itu datanya data tahun 2013. Bagaimana kondisi saat ini harus terus diperhatikan," pungkas Syahiran.

Syahiran berharap program KB bersama lintas sektoral terus disukseskan di Pasaman Barat untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. (andrizal)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *