Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Rijal Mahdi Orang Agam Jadi Korban Lion Air, Rencana Bawa Ortu Umrah Sirna

Rumah orangtua korban di Jorong Sonsang, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Agam
Bukittinggi, fajarsumbar.com - Korban pesawat Lion Air yang jatuh di perairan Kerawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) dari seratus orang lebih, diduga terdapat salah seorang di antaranya warga Agam. Korban berasal dari Jorong Sonsang, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam.

Adalah Rijal Mahdi Dt. Sampono Marajo, Hakim Tinggi Provinsi Bangka Belitung. Sebelum dilaporkan diduga menjadi korban pesawat lion Air jatuh itu, Rijal berencana mengajak orang tua, istri dan salah satu anaknya umrah Desember 2018 mendatang.

Hal itu diakui, Nuran Rasad, orang tua laki laki Rijal Mahdi saat media ini di rumahnya, kemarin.

Rijal Mahdi merupakan anak kedua dari tujuh bersaudara. Korban pertama kali diangkat sebagai pegawai di Pengadilan Agama Papua, kemudian pindah ke Pengadilan Agama (PA), Lubuk Basung dan sejumlah Pengadilan Agama di Sumatera Barat. Dua tahun terakhir diangkat jadi hakim di Pengadilan Tinggi Agama (PTA), Bangka Belitung.


Terkait informasi ada nama Rijal Mahdi yang tercatat dalam manifest pesawat lion air yang jatuh di perairan Kerawang, Senin (29/10/2018) pagi, Nuran Rasad mengaku sudah mendapatkan informasi itu. Namun pihaknya belum mendapatkan kepastian bagai mana kondisi anaknya itu, karena masih dalam pencarian.

"Kami memang sudah mendapatkan informasi ada nama putranya yang tercantum dalam manifest pesawat naas itu, namun kami masih memunggu perkembangan lebih lanjut,"ujarnya.

Menurut Nuran, informasi tentang ada nama Rijal Mahdi yang diduga menjadi korban pesawat Lion Air yang jatuh itu disampaikan anak tertuanya bernama Indrawati dari Dumai.

Menurut Nuran, sebelumnya ia tidak mempunyai firasat apa apa terhadap anaknya tersebut, hanya saja yang dirasakanya dalam dua bulan terakhir ini sangat dekat dengan anaknya tersebut.

Rijal Mahdi terakhir kali bertemu dengannya saat pulang kampung sekitar 20 hari yang lalu, saat itu putranya itu menyampaikan akan mengajaknya bersama istri dan anaknya itu untuk pergi umrah bersama Desember mendatang.

Untuk rencana itu ia juga sudah melaksanakan suntik meninitis pada Kamis lalu, sesuai yang dimintakan putranya tersebut.

"Kamis kemarin, kami sudah selesai suntik miningitis di Padang untuk keperluan umrah tersebut sesuai permintaan anaknya,"ungkapnya.

Pihaknya masih berharap, putranya itu dapat selamat dalam musibah itu, dan pihaknya yakin, walaupum laut itu, luas, kalau bukan takdirnya dalam musibah itu, putranya itu akan selamat.
"Inilah yang menguatkan hati saya,"tegas Nuran.

Sementara Asna, sepupu Rijal Mahdi menambahkan keluarga Rijal sebagian sudah ada yang di Jakarta untuk menunggu perkembanga informasinya.

"Kita semua masih manunggu perkembanganya karena saat ini masib dalam pencarian,"tegasnya.

Pantauan media ini di rumah orang tua Rijal, sudah mulai ditatangi warga dan karib kerabat untuk menanyakan kepestian tentang perkembangan kasus kecelakaan pesawat Lion Air tersebut.

Sebagaimana informasi yang diperoleh di lapangan Pesawat Lion Air JT-610  tujuan Jakarta Bangka Belitung, Senin pagi jatuh di perairan kerawang Jawa Barat.

Dalam manifest pesawat yang beredar di media sosial, pesawat itu membawa  sebanyak 189 penumpang termasuk kru pesawat. salah satu dalam manifest pesawat itu tercatat nama Rijal Mahdi yang diduga Hakim Tinggi Bangka Belitung.

Sejak peristiwa itu, keluarga selalu mencari informasi baik melalui informasi di media elektronik maupun melaui media sosial, bahkan keluarha juga meminta wartawan untuk dapat segara memberikan informasi jika ada perkembangan terbaru terkait salah seorang anggota keluargnya.(as)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *