Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni Tinjauan Jalan Longsor di Aur Malintang


Padang Pariaman, fajarsumbar.com - Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni bersama Kapolres Pariaman, Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Bapelitbangda, Ketua TP PKK meninjau jalan longsor di Bukit Caluang dan Sungai Pingai Nagari III Koto Aur Malintang Selatan serta rumah warga di samping Pasar Batu Basa, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Sabtu (10/11).

Berdasarkan hasil lapangan, maka lokasi jalan yang longsor akan segera direvitalisasi dengan cara mengalihkan jalur jalan. Hal itu, setelah diambil dengan berbagai pertimbangan.Jika ditimbun kemudian dibuat jalan, maka kekuatan jalan sangat lemah. Dan dikhawatirkan, jalan akan terjadi longsor lagi.

Untuk mengalihkan jalan akan terpakai tanah warga, Bupati Ali Mukhni meminta Camat IV Koto Aur Malintang Yuslaini bersama Wali Nagari Aur Malintang Selatan supaya melakukan pendekatan dan musyawarah dengan warga sipemilik tanah.

Menurut Bupati Ali Mukhni, partisipasi warga pemilik tanah sangat dharapkan.

"Kesediaan masyarakat untuk merelakan tanah mereka secara ikhlas yang akan digunakan membuat jalur jalan baru ini, merupakan partisipasi luar biasa demi kepentingan masyarakat banyak.Juga sebagai sadaqah jariah yang mengalir buat yang bersangkutan" ucap Ali Mukhni.

Untuk ganti rugi tanah, jelas Bupati, tak ada dan yang ada hanya untuk mengganti tanaman dan bangunan.

Camat IV Koto Aur Malintang Yuslaini kepada Fajar Sumbar.Com, Minggu (11/11) mengatakan, pengalihan lokasi jalan sebagaimana disarankan Bupati, telah kita lakukan Koordinasi dengan Wali Nagari Aur Malintang Selatan Edi Kosasih.

"Beberapa hari ini, Insya' Allah bisa kita selesaikan. Hal ini juga dukungan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam). Wali Nagari Aur Malintang Selatan akan melakukan musyawarah mufakat dengan sipemilik tanah, tanaman dan satu bangunan rumah dan Ninik Mamak serta pemuka masyarakat setempat," jelas Camat.

Ia mengakui, pengalihan lokasi jalan pada dua lokasi longsor baik yang di Bukik Caluang maupun di Sungai Pingai itu biaya kecil daripada kita bangun kembali yang longsor tersebut.

"Bila tuntas dengan sipemilik tanah, tanaman dan sebuah bangunan, maka dalam waktu dekat, pekerjaan jalan bisa dilaksanakan oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum Padang Pariaman" sebut Yuslaini.

Mengenai 7 rumah yang terkena tanah longsor dekat Pasar Baru Batu Basa itu, katanya, Bupati Padang Pariaman menyarankan supaya direkolasi ke tempat lain. Terutama dua buah bangunan rumah.

"Dekat bangunan rumah korban longsor itu, ada mata air yang terbit disana. Punya resiko tinggi karena air mengalir terus. Kemungkinan bisa buat PASIMAS disana" ujarnya.

Untuk hal ini, pemidahan warga yang terkena musibah itu, tentu kita musyawahkan terlebih dahulu kesemua pihak. Ketika ditanya tentang relokasi warga ini, Camat Yuslaini belum bersedia menjelaskan dari mana asal dana untuk membantu membangunkan kembali kedua rumah tersebut.

"Kita lakukan urung rembuk musyawarah mufakat dulu ya" jawabnya. (saco)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *