Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Bupati Padang Pariaman Selesaikan Masalah dengan Tangan Dingin, Asrama Haji segera Terwujud


Padang Pariaman, fajarsumbar.com - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sumbar H.Hendri, S
Ag, MPd menyatakan apresiasi yang sangat tinggi kepada Bupati Padang Pariaman Drs H Ali Mukhni terkait kelanjutan pembangunan Asrama Embarkasi Haji Sumbar di Kecamatan Batang Anai.

“Peran dan perjuangan Bupati Ali Mukhni sangat luar-biasa. Beliau dengan gigih memperjuangkan anggaran ke pemerintah pusat dan DPR RI serta menyelesaikan masalah dengan masyarakat lokasi embakasi haji tanpa berdarah-darah,” kata Hendri

Menurut Hendri yang didampingi Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) Revitalisasi & Pengembangan Asrama Embarkasi Haji Sumbar H.Joben, S.Ag, MA, tahun 2018 pembangunan asrama haji di Kabupaten Padang Pariaman dengan dana sebesar Rp 48,498 M. Yang sebelumnya, sempat terhenti selama 3 (tiga) tahun.

Joben menambahkan, dana sebesar itu khusus untuk melanjutkan pembangunan 1 (satu) unit gedung asrama 4 (empat) lantai dengan luas tanah 84 x 18,5 meter. “Gedung ini didesain untuk 70 (tujuh puluh) kamar. Pada setiap Kamar akan disediakan 3 (tiga) tempat tidur, meja, kursi, lemari, televisi plus pendingin ruangan. Nilai mobiler perkamar mencapai Rp 60 juta. Untuk menuju lantai dua, tiga dan empat disediakan satu unit lift.”

Hingga akhir Oktober, lanjut dia, bobot pembangunan fisik sudah di atas 50 persen. Lanjutan pembangunan asrama tersebut dilaksanakan Kontraktor PT Rimbo Peraduan terhitung 28 Juni 2018. Namun, kegiatan sempat tertunda selama 39 hari akibat adanya tuntutan masyarakat atas pembayaran bahan material yang belum diselesaikan pihak Kontraktor pelaksana tahun 2015.

“Alhamdulillah, sebagaimana kata Kakanwil, permasalahan tersebut dapat diselesaikan Bupati Ali Mukhni bersama pihak terkait sehingga pekerjaan dapat diteruskan,” ujar Joben yang juga Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Keuangan Haji pada Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU).

Melihat pekerjaan di lokasi, Joben menyatakan keyakinannya, pembangunan Gedung Asrama Haji itu akan selesai 100 persen pada akhir kontrak, 31 Desember 2018.Termasuk pengisian mobiler yang dilaksanakan Rekanan jasa pengadaan secara terpisah.

Ketika ditanya berapa anggaran tahun 2019 yang diperoleh Kanwil Kemenag Sumbar untuk embarkasi haji ini, Joben menjelaskan, diperoleh sebesar Rp 21,8  khusus kelanjutan pembangunan 1 (satu) unit gedung untuk Aula. Padahal pihaknya mengajukan anggaran Rp 71 M guna melanjutkan pengerjaan 3 (tiga) bangunan sekaligus.

Selain Aula, 2 (dua) unit bangunan lainnya adalah gedung perkantoran / Sekretariat Embarkasi serta Masjid. “Gedung Asrama saja tanpa dukungan ketiga unit bangunan tersebut belum dapat difungsikan sebagai tempat pemberangkatan dan menerima kepulangan jamaah haji,” papar Joben.

Ditanya apa alasan pemerintah pusat (Bappenas, Kementerian Keuangan dan Kemenag – red) tidak bersedia mengabulkan anggaran sebesar Rp 71 M tersebut, Joben mengungkapkan, mereka kuatir kami tidak sanggup melaksanakan kegiatan dengan anggaran sebesar itu.

Padahal, ulas dia, untuk kelanjutan pengerjaan tiga unit bangunan dimaksud bisa langsung tender. Sebab, perencanaan dan dokumen evaluasi lingkungan hidup (DELH)-nya sudah selesai. Berbeda dengan gedung asrama yang terdiri dari 4 (empat) lantai. Sedangkan 3 (tiga) unit bangunan itu tidak bertingkat. Jadi, bisa sama-sama dilaksanakan sekaligus.

Joben menambahkan, pembangunan Gedung Asrama yang kini sedang dilaksanakan pun merupakan tahap pertama dari 3 (tiga) unit gedung yang direncanakan. Sebab, kapasitas gedung asrama kini sedang dibangun baru 70 (tujuh puluh) kamar atau untuk 210 jamaah. Sedangkan pemberangkatan maupun menerima kepulangan untuk 1 (satu) kelompok terbang (kloter) terdiri dari 393 jamaah haji.

OPTIMIS TUNTAS SESUAI JADWAL

Ditemui secara terpisah di lokasi pembangunan gedung asrama haji, Site Manager PT Rimbo Peraduan Agus Vindra ST menyatakan optimisme akan selesai 100 persen sesuai kontrak. “Kami mempekerjakan 150 orang tenaga kerja setiap hari,” ujarnya.

Menurut alumnus Fakultas Teknik Universitas Andalas itu, pekerjaan berat hingga lantai 4 (empat) sudah hampir selesai. Lift pun sudah tiba di lokasi. Tinggal finishing saja,” katanya lagi.

Sedangkan Bupati Ali Mukhni yang ditemui dalam perjalanan dari kantor bupati menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu siang, penyelesaian masalah dengan masyarakat di lokasi pembangunan Asrama haji berkat izin Allah Yang Mahakuasa serta dukungan berbagai pihak.

Disinggung anggaran untuk kelanjutan pembangunan embarkasi haji tahun 2019 yang hanya diperoleh sebesar Rp21,8 M dari Rp 71 M yang diajukan pihak Kanwil Kemenag Sumbar, menurut Ali Mukhni, perlu komunikasi yang intensif, katanya. (saco/rel)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *