Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Daya Tampung Sudah Tak Memadai, Sungai Batang Tapan Kembali Meluap

Kondisi rumah Magdalena, warga Binjai Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan yang diterjang Banjir, Jumat 2 November 2018.

Pessel, fajarsumbar.com -Sungai Batang Tapan Kecamatan Ranah Ampek Hulu Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Jumat dinihari 2 November 2018 kembali meluap.

Akibanya, Nagari Binjai di kecamatan itu direndam banjir mencapai 1,5 meter. Banjir mengganggu lalu lintas dari arah Painan menuju Lunang dan Lunang menuju Painan.

Komar (36) salah seorang warga yang terdampak menyampaikan luapan itu akibat daya tampung dan daya dukung Bantang Tapan sudah tidak memadai lagi.

Pendangkalan sungai telah terjadi sejak beberapa tahun lalu. Kondisi itu kian diperparah dengan curah hujan yang sangat tinggi sehari sebelum peristiwa terjadi.

"Jadi, sungai sudah tidak mampu lagi menahan debit air. Kejadian serupa pun pernah kami alami pada 2017," ungkap Komar pada wartawan, Jumat (2/11).

Akibat banjir, terang Komar, sejumlah rumah warga terendam banjir. Bahkan, banyak perabotan rumah tangga yang terendam banjir.

Selain datangnya saat warga terlelap, sebagian besar rumah di kawasan itu berada di dataran rendah, sehingga air sangat cepat memasuki rumah warga.

Bahkan, rumah salah seorang warga, Magdalena mengalami rusak berat. Hal itu diperkirakan akibat arus banjir yang yang menerjang cukup deras.

Tak hanya Komar, peristiwa banjir juga diamini Indra (48), warga Kecamatan Silaut yang hendak menuju Painan. Ia bersama penumpang travel lainnya sempat terjebak akibat banjir.

Secara terpisah, Kepala BPBD Pessel, Herman Budiarto menyampaikan ia telah menurunkan anggotanya ke lokasi banjir.

Semua warga yang terdampak banjir telah dievakuasi ke titik yang relatif aman. Tim evakuasi dibekali peralatan seperti perahu karet dan berbagai peralatan evakuasi lainnya.

"Masyarakat terdampak secara mandiri juga sudah melakukan evakuasi. Petugas melakukan upaya bantuan," sebut mantan Direktur PDAM Tirta Langkisau itu.

Sementara, Bupati Hendrajoni telah mengintruksikan, agar rumah warga yang mengalami rusak parah itu untuk segera direnovasi.

Kemudian, menginstruksikan pada seluruh personel BPBD dan tim evakuasi untuk dapat bekerja maksimal. Dengan demikian, tidak terjadi kerusakan yang lebih parah.

"Rumah yang rusak akan segera kita bedah" sebutnya.

Ia mengingatkan intensitas hujan di Pessel saat ink cukup tinggi. Untuk itu, segenap petugas di lapangan agar dapat meningkatkan kesiagaannya.

Sedangkan bagi warga yang berada di kawasan rentan banjir tetap waspada dengan cuaca seperti ini. "Amankan barang dan surat-surat berharga," imbau bupati. (fsf)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *