Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Di Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Tujuh Rumah Ditimbuni Longsor, Transportasi Batu Basa-Lubuk Basung Nyaris Lumpuh

Camat IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, Yuslaini berjeket hujan bersama yang lainnya saat turun ke lapangan melihat lebih dekat rumah warga terkena musibah longsor, akibat hujan lebat, Jumat (2/11/2018)

Padang Pariaman, fajarsumbar.com -  Curah hujan cukup tinggi, sepanjang Jum'at (2/11/2019) menyebabkan banjir dan longsor di berbagai tempat. Begitu juga yang terjadi di Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman,  Sumatera Barat (Sumbar).

Seperti yang terjadi di Labuah Sampik, Nagari Aur Malintang Selatan. Di lokasi ini tanah longsor menimbun jalan, kemudian beberapa badan jalan ditegerus air, tepatnya di Korong Kabun yang merupakan akses ke Nagari Balai Baik dan badan jalan raya Batu Basa - Lubuak Basuang. Jalan tertimbun akibat tebing longsor, tepatnya di Korong Kampuang Pinang, Nagari III Koto Aur Malintang. Akibatnya jalan Batu Basa ke Lubuk Basung atau sebaliknya sempat lumpuh total beberapa saat.

Camat IV Koto Aur Malintang, Yusliani kepada fajarsumbar.com, Sabtu (3/11) menyebutkan, tanah longsor menimbun jalan tersebut akses jalan Batu-Basa - Lubuk Basung maupun sebaliknya sempat terputus beberapa saaat. Kemudian petugas bersama warga berjibaku untuk menyingkirkan tanah dan bebatuan yang menimbum jalan tersebut. Beberapa saat kemudian jalan sudah dapat dilalui.

Disamping itu, sebanyak 7 rumah warga tertimbun tanah longsoran tebing di Korong Kampuang Pinang, akibat tanah tebing di belakang warga tersebut terdapat genangan air sawah yang melebihi kapasitas dari curah hujan cukup tinggi, kemudian airnya meluber.

"Dalam kejadian itu, alhamdulillah tak ada korban jiwa. Adapun rumah warga yang terkena timbunan tanah itu Perianto (40), Alianas (60), Azwar Anas (38), Iskandar (70), Jamidar (65), Zainal Abidin (40) dan Mian (80)". Kerugian material diperkirakan sebesar Rp500 juta," urainya Yusliani yang berhujan-hujan turun ke lapangan untuk melihat kondisi warga terkena musibah tersebut.

Ia menambahkan, ke-7 kepala keluarga (KK) ini berhasil dievakuasi ke Mushalla Nurul Yaqin yang tak berapa jauh dari lokasi tempat kejadian. Hal ini berkat kerjasama semua pihak dari warga setempat, Wali Nagari Azwar Mardan, Babinsa, Bhabinkamtibmas Brigadir Romi Saputra. Anggota Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD dan Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Padang Pariaman. Juga Kepala Polsek IV Koto Aur Malintang.

"Ikut turun tangan bersama kami dari kecamatan.Terutama sekali berkat koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka-- red)," sebut Camat Yuslaini yang mengaku setahun lagi mau pensiun.

Sabtu (3/11) pagi ini, pihak BPBD dan PUPR akan turun untuk membersihkan rumah tertimbun tanah tersebut. (saco)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *