Fajar Terkini

SUMBAR

Kota Padang

Hujan dengan Intensitas Sedang akan Melanda Sumbar hingga Desember 2018


Padang, fajarsumbar.com - Badan Meterologi Geofisika dan Klimatologi (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas sedang akan melanda wilayah Sumbar hingga Desember 2018. Curah hujan diprediksi di antara 100-300 mm atau berskala menengah. Kondisi akan berubah pada awal hingga pertengahan 2019.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Minangkabau, Yudha Nugraha, Jumat (30/11). Ia mengatakan, hujan berintensitas tinggi dan panjang diprediksi terjadi saat peralihan ke musim kemarau pada pertengahan 2019.

"Pada saat peralihan ke musim kemarau, suhu udara pada malam dan pagi hari terasa lebih dingin. Pada siang hari akan terasa panas dan terik," tutur Yudha.

Yudha menyebutkan, sejumlah daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat intensitas hujan yang sedang hingga lebat adalah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Padang Pariaman bagian barat dan utara, Agam di Maninjau, Lubuk Basung, serta Malalak dan wilayah di sekitarnya.

Selain itu, kewaspadaan juga perlu ditingkatkan untuk wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar bagian Utara, Limapuluh Kota, Solok Selatan, Kabupaten Solok, Talang, Arosuko, Sawahlunto, Sijunjung, dan Payakumbuh.

BMKG merinci bahwa suhu udara rata-rata yang menyelimuti Sumbar berada di rentang 17 hingga 27 derajat Celsius, dengan kelembapan udara di rentang 75-98 persen, dan kecepatan angin yang berhembus dari barat laut ke timur sekitar 18 kilometer per jam.

"Oleh sebab itu masyarakat harus meningkatkan kewaspadaanya terhadap potensi bencana hidro meteorologi adalah puting beliung, kekeringan, kebakaran hutan, banjir, dan longsor," imbau Yudha.

Sementara untuk wilayah perairan Sumbar, potensi gelombang bisa menyentuh ketinggian 2,25 hingga 2,5 meter di daerah Samudra Hindia, sebelah barat Kepulauan Mentawai hingga Samudra Hindia bagian barat Bengkulu. BMKG selalu memberikan perkembangan terkini mengenai perkiraan cuaca baik di darat atau di laut.

Menyikapi prakiraan dimaksud, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Rumainur mengimbau masyarakat agar mewaspadai bencana longsor dan banjir.

Warga yang tinggal berdekatan dengan aliran sungai diminta siapsiaga jika hujan lebat terjadi satu hari penuh tanpa henti, karena berpeluang menyebabkan banjir. Begitupula bagi yang tinggal di daerah perbukitan untuk selalu waspada, karena longsor bisa datang sewaktu-waktu.

"Kalau hujan tidak berhenti satu hari, sering-sering tenggok aliran di sungai. Kalau Nampak meluap, segerakan mengungsi. Begitupula yang tinggal di daerah bukit," harap Rumainur.

Rumainur juga mengimbau petugas kebencanaan di Kabupaten/Kota agar menyiagakan personil serta peralatan penanggulangan darurat. "Perahu karet harus selalu disiapkan. Begitu juga dengan alat berat," katanya. (melati)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *